ISIS pada AS: Jangan Terlalu Senang, Pembalasan akan Datang
Jum'at, 01 November 2019 - 15:06 WIB
ISIS pada AS: Jangan Terlalu Senang, Pembalasan akan Datang
A
A
A
DAMASKUS - Juru bicara baru ISIS, Abu Hamza al-Quraishi melemparkan ancaman kepada Amerika Serikat (AS), bahwa mereka akan membalas kematian Abu Bakar al-Baghdadi. Ancaman itu disampaikan Quraishi dalam sebuah rekaman suara yang dirilis ISIS.
Dalam rekaman itu, Quraishi menggambarkan Presiden AS, Donald Trump sebagai orang tua yang gila. Dia lalu memperingatkan AS bahwa para pendukung ISIS akan membalas kematian Baghdadi.
"Jangan terlalu bersukacitalah dengan Amerika. Pemimpin baru terpilih akan membuat Anda melupakan kengerian yang telah Anda rasakan dan membuat pencapaian di hari-hari kepimpinan Baghdadi terasa manis," ucapnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Jumat (1/11/2019).
Sebelumnya, dalam rekaman tersebut juga kelompok yang tengah berduka itu menunjuk Abu Ibrahim al-Hashimi sebagai suksesor Baghdadi.
Baghdadi dipastikan tewas dalam sebuah operasi yang dilakukan oleh pasukan khusus AS di Idlib, Suriah. Kematian buronan nomor satu ini diumumkan langsung oleh Presiden AS Donald Trump.
Lokasi sarang al-Baghdadi telah mengejutkan banyak pakar anti-teror karena letaknya hanya 20 mil dari perbatasan dengan Turki.
Ini memiliki beberapa kesamaan dengan cara di mana pemimpin al-Qaeda Osama bin Laden bersembunyi di sebuah kompleks besar di daerah militer Pakistan sebelum dibunuh dalam serangan pasukan khusus AS pada tahun 2011.
Dalam rekaman itu, Quraishi menggambarkan Presiden AS, Donald Trump sebagai orang tua yang gila. Dia lalu memperingatkan AS bahwa para pendukung ISIS akan membalas kematian Baghdadi.
"Jangan terlalu bersukacitalah dengan Amerika. Pemimpin baru terpilih akan membuat Anda melupakan kengerian yang telah Anda rasakan dan membuat pencapaian di hari-hari kepimpinan Baghdadi terasa manis," ucapnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Jumat (1/11/2019).
Sebelumnya, dalam rekaman tersebut juga kelompok yang tengah berduka itu menunjuk Abu Ibrahim al-Hashimi sebagai suksesor Baghdadi.
Baghdadi dipastikan tewas dalam sebuah operasi yang dilakukan oleh pasukan khusus AS di Idlib, Suriah. Kematian buronan nomor satu ini diumumkan langsung oleh Presiden AS Donald Trump.
Lokasi sarang al-Baghdadi telah mengejutkan banyak pakar anti-teror karena letaknya hanya 20 mil dari perbatasan dengan Turki.
Ini memiliki beberapa kesamaan dengan cara di mana pemimpin al-Qaeda Osama bin Laden bersembunyi di sebuah kompleks besar di daerah militer Pakistan sebelum dibunuh dalam serangan pasukan khusus AS pada tahun 2011.
(esn)