Pemerintah Inggris Dituduh Lemahkan Hak Pekerja Setelah Brexit

Minggu, 27 Oktober 2019 - 03:30 WIB
Pemerintah Inggris Dituduh...
Pemerintah Inggris Dituduh Lemahkan Hak Pekerja Setelah Brexit
A A A
LONDON - Pemerintah Inggris menyangkal laporan surat kabar The Financial Times (FT) pada Sabtu (26/10) bahwa mereka ingin memperlemah hak pekerja setelah Inggris keluar dari Uni Eropa (UE) atau Brexit.

Menurut salah satu menteri, tuduhan itu sangat gila. Financial Times merilis bocoran dokumen dari Kementerian Brexit yang menyatakan komitmen "bidang level bermain" pada UE untuk memberi ruang bagi "interpretasi".

UE khawatir Inggris mungkin berupaya melonggarkan regulasi, termasuk hak pekerja setelah Brexit dan ingin menerapkan penghalang perdagangan kecuali aturannya masih sama, demi menghindari kompetisi tidak adil.

Dalam jangka pendek, pemerintah Inggris juga membutuhkan dukungan dari beberapa anggota oposisi Partai Buruh untuk mengesahkan legislasi Brexit yang salah satunya berisi perlindungan hak pekerja.

Pemerintah menyangkal laporan FT yang menyatakan standar pekerja Inggris akan jauh berbeda dengan di UE. "Cerita ini tidak benar. Inggris akan mempertahankan standar tertinggi hak pekerja dan standar lingkungan saat kita meninggalkan UE," kata Menteri Bisnis Inggris Andrea Leadsom di Twitter menanggapi laporan FT.

Meski demikian, Ketua Partai Buruh Jeremy Corbyn menyatakan laporan FT menunjukkan anggota parlemen akan tidak bijak jika mempercayai janji pemerintah pada hak-hak pekerja. "Dokumen itu mengonfirmasi kekhawatiran terburuk kita. Brexit oleh Boris Johnson adalah cetak biru untuk deregulasi ekonomi yang akan menyaksikan hak dan proteksi penting dilucuti," papar Corbyn.
(sfn)
Berita Terkait
Langgar Kesepakatan...
Langgar Kesepakatan Brexit, UE Seret Inggris ke Jalur Hukum
Inggris: Covid-19, Resesi,...
Inggris: Covid-19, Resesi, dan Brexit
Inggris Pisah dari UE,...
Inggris Pisah dari UE, Antara Optimisme dan Pesimisme
PM Inggris Bantah Berupaya...
PM Inggris Bantah Berupaya Batalkan Kesepakatan Brexit
Inggris setelah Brexit,...
Inggris setelah Brexit, Jadi Negara Adikuasa atau Makin Mundur?
Perdana Menteri Inggris...
Perdana Menteri Inggris Lupa Brexit Sudah Terjadi
Berita Terkini
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
1 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
1 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
3 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
4 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
5 jam yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
5 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved