Tiga Ilmuwan Pengembang Baterai Lithium-ion Raih Hadiah Nobel Kimia

Kamis, 10 Oktober 2019 - 01:15 WIB
Tiga Ilmuwan Pengembang...
Tiga Ilmuwan Pengembang Baterai Lithium-ion Raih Hadiah Nobel Kimia
A A A
STOCKHOLM - Hadiah Nobel Kimia tahun 2019 diberikan kepada John B. Goodenough, M. Stanley Whittingham, dan Akira Yoshino. Penghargaan bergengsi itu diberikan untuk penelitian mereka dalam meningkatkan teknologi baterai.

Menurut komite Nobel, ketiganya akan berbagi hadiah untuk usaha mereka mengembangkan baterai lithium ion.

"Baterai lithium ion telah merevolusi kehidupan kita dan digunakan dalam segala hal, mulai dari ponsel hingga laptop dan kendaraan listrik," bunyi tweet Komite Nobel.

"Melalui pekerjaan mereka, Pemenang Kimia tahun ini telah meletakkan dasar dari masyarakat nirkabel tanpa bahan bakar fosil," tambahnya seperti dikutip dari CNN, Kamis (10/10/2019).

Tiga pemenang itu akan berbagi hadiah uang senilai Rp12,8 miliar.

Dalam sebuah pernyataan, Komite Nobel mengatakan Whittingham mengembangkan baterai lithium fungsional pertama pada awal 1970-an, tetapi terlalu eksplosif untuk dapat bertahan.

Sedangkan Goodenough bertanggung jawab untuk mengembangkan baterai yang jauh lebih kuat. Yoshino kemudian menghilangkan lithium murni dari baterai, menghasilkan baterai lithium ion pertama yang dapat dijual secara komersial pada tahun 1985.

Baterai ini lebih aman daripada lithium murni dan membuat baterai bisa digunakan untuk aplikasi dunia nyata. Baterai lithium ion ada di mana-mana saat ini, digunakan di ponsel, laptop, dan banyak perangkat lainnya.

Pengembangan mereka juga merupakan kunci dalam memungkinkan perpindahan dari bahan bakar fosil, karena baterai memungkinkan penyimpanan energi dari matahari, angin dan sumber-sumber terbarukan lainnya.
(ian)
Berita Terkait
Hadiah Nobel Perdamaian...
Hadiah Nobel Perdamaian Jatuh ke Pelukan Program Pangan Dunia
Penemu Virus Hepatitis...
Penemu Virus Hepatitis C Raih Nobel Bidang Kesehatan
Kisah Perempuan Iran...
Kisah Perempuan Iran Narges Mohammadi, Peraih Nobel yang Jalani Hidup di Penjara
Sabet Nobel Perdamaian,...
Sabet Nobel Perdamaian, Kremlin Sebut Muratov Jurnalis Pemberani
Perjuangkan Kebebasan...
Perjuangkan Kebebasan Berekspresi, Jurnalis Rusia dan Filipina Raih Nobel Perdamaian
Peraih Nobel Perdamaian...
Peraih Nobel Perdamaian Pro-Israel dan Dukung Gerakan Anti-Muslim, Dunia Islam Marah Besar
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
19 menit yang lalu
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
1 jam yang lalu
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
2 jam yang lalu
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
3 jam yang lalu
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
4 jam yang lalu
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Rafael Granada...
Profil Rafael Granada Baay, Putra Tidore yang Sandang Pangkat Bintang Tiga TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved