Mahathir Sarankan Pemimpin Hong Kong untuk Mundur

Jum'at, 04 Oktober 2019 - 15:08 WIB
Mahathir Sarankan Pemimpin...
Mahathir Sarankan Pemimpin Hong Kong untuk Mundur
A A A
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad mengatakan pemimpin Hong Kong, Carrie Lam harus mundur menyusul protes selama berbulan-bulan terhadap pemerintahnya. Mahathir juga memperkirakan China akan mengambil tindakan untuk mengakhiri demonstrasi di Hong Kong.

Berbicara di sebuah konferensi di Kuala Lumpur, Mahathir, dengan merujuk pada Beijing, mengatakan Lam harus mematuhi para tuan dan pada saat yang sama dia harus bertanya kepada nuraninya.

"Saya pikir yang terbaik adalah mengundurkan diri," kata Mahathir saat ditanya mengenai saran apa yang mungkin dia akan berikan kepada Lam, seperti dilansir Reuters pada Jumat (4/10/2019).

Mahathir juga mengatakan dia menduga China akan mengambil tindakan terhadap para demonstran, menggambarkannya secara pararel dengan demonstrasi mahasiswa di Lapangan Tiananmen pada tahun 1989 silam.

"Ya, mereka mengizinkan Anda untuk melakukan demonstrasi dan semua itu, tetapi akhirnya dalam sistem yang otoriter mereka akan kembali dan melakukan apa yang harus mereka lakukan," katanya.

Sementara itu, sebelumnya menyikapi demonstrasi yang sering berujung ricu ini, Pemerintah Hong Kong diperkirakan akan membahas undang-undang darurat hari ini.

UU ini mencakup larangan penggunaan masker wajah pada aksi protes. Pemberlakuan UU ini belum pernah terjadi sebelumnya untuk meredakan kerusuhan selama berbulan-bulan di kota yang dikuasai oleh China itu.
(esn)
Berita Terkait
Dua Legislator Pro Demokrasi...
Dua Legislator Pro Demokrasi Hong Kong Diciduk Polisi
Warga Hong Kong Peringati...
Warga Hong Kong Peringati Setahun Bentrok Demonstran-Polisi
Demonstran Hong Kong...
Demonstran Hong Kong Gelar Aksi di Dalam Mall
Pengunjuk Rasa Hong...
Pengunjuk Rasa Hong Kong Tolak RUU Keamanan Baru
Aktivis Demokrasi Hong...
Aktivis Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Ditangkap
Setahun, 117 Orang Ditangkap...
Setahun, 117 Orang Ditangkap di Bawah Undang-undang Keamanan Hong Kong
Berita Terkini
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
17 menit yang lalu
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
2 jam yang lalu
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
3 jam yang lalu
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
4 jam yang lalu
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
6 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
9 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved