Erdogan Menentang Sanksi AS Atas Iran

Sabtu, 28 September 2019 - 05:52 WIB
Erdogan Menentang Sanksi...
Erdogan Menentang Sanksi AS Atas Iran
A A A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyep Erdogan menentang sanksi ekonomi yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat (AS). Ia menegaskan bahwa Turki akan terus membeli minyak dari Iran, mengesampingkan sanksi AS yang berniat membuat ekspor minyak Negeri Mullah itu ke titik nol.

"Tidak mungkin bagi kami untuk membatalkan hubungan dengan Iran sehubungan dengan minyak dan gas alam. Kami akan terus membeli gas alam kami dari sana," kata Erdogan, ketika kembali dari Majelis Umum PBB.

Untuk diketahui, Turki adalah importir gas alam terbesar kedua Iran.

Presiden Donald Trump memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap Teheran, dijuluki "kampanye tekanan maksimum", setelah menarik AS dari perjanjian nuklir internasional dengan Iran.

Meski begitu, Erdogan mengakui jika sanksi AS berdampak pada perdagangan dengan Iran. Ia mengatakan perusahaan swasta Turki telah membatasi pembelian minyak dari Iran untuk menghindari tindakan hukuman. Namun, presiden Turki berjanji untuk meningkatkan perdagangan bilateral.

Tanpa gentar, Erdogan mengatakan kepada wartawan bahwa ia tahu sikapnya dapat mengundang langkah-langkah hukuman dari Washington.

"Mengenai masalah ini (perdagangan) terutama dan banyak masalah lainnya, kami akan melanjutkan hubungan kami dengan Iran," kata Erdogan.

Sebelumnya pada Rabu lalu, Erdogan mengatakan kepada Fox News Sanksi telah dihindari di masa lalu. "Saya, untuk satu hal, tahu bahwa sanksi tidak pernah menyelesaikan apa pun," tegasnya.

Tahun lalu, Pengadilan New York memvonis dan memenjarakan seorang eksekutif senior perbankan Halkbank milik negara Turki karena melanggar sanksi AS terhadap Iran.

Otoritas AS masih mempertimbangkan apakah akan menjatuhkan denda terhadap Halkbank, yang menurut para analis dapat mencapai miliaran dolar. Ukuran dari setiap penalti potensial secara luas dilihat sebagai pengaruh Washington terhadap Ankara.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dipecundangi...
Amerika Serikat Dipecundangi Turki 2-3
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Berita Terkini
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
17 menit yang lalu
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
1 jam yang lalu
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
2 jam yang lalu
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
3 jam yang lalu
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
4 jam yang lalu
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved