Pejabat AS: Selusin Rudal Jelajah dan 20 Drone Iran Serang Minyak Saudi

Senin, 16 September 2019 - 13:18 WIB
Pejabat AS: Selusin...
Pejabat AS: Selusin Rudal Jelajah dan 20 Drone Iran Serang Minyak Saudi
A A A
WASHINGTON - Seorang pejabat senior Amerika Serikat (AS) mengatakan serangan terhadap kilang minyak terbesar Arab Saudi pada pekan lalu dilakukan oleh Iran dengan selusin rudal jelajah dan lebih dari 20 pesawat nirawak (drone).

Kepada ABC News, pejabat senior administrasi Trump itu tidak percaya dengan klaim pemberontak Houthi Yaman sebagai pelaku serangan. Pejabat itu berbicara dengan syarat anonim pada hari Minggu.

Itu adalah tuduhan yang luar biasa bahwa Iran menggunakan rudal dan pesawat nirawak untuk menyerang tetangga sekaligus rivalnya, Arab Saudi, ketika situasi kawasan tersebut sedang tegang.

"Itu adalah Iran. Para Houthi mengklaim pujian atas sesuatu yang tidak mereka lakukan," katanya, yang dilansir Senin (16/9/2019).

Presiden AS Donald Trump mengaku tahu siapa dalang di balik serangan pesawat nirawak terhadap kilang minyak Arab Saudi. Menurutnya, senjata Washington siap dikokang dan diisi untuk merespons serangan tersebut.

Kendati demikian, jadi tidaknya aksi militer Amerika tergantung konfirmasi dari Riyadh.

"Pasokan minyak Arab Saudi diserang. Ada alasan untuk percaya bahwa kita tahu pelakunya, (senjata) dikokang dan diisi tergantung pada verifikasi, tetapi sedang menunggu untuk mendengar dari Kerajaan (Arab Saudi) tentang siapa yang mereka percaya adalah penyebab serangan ini, dan dengan ketentuan apa kita akan melanjutkan!," tulis Trump di Twitter.

"Cukup minyak," lanjut Trump yang dikutip dari akun Twitter-nya, @realDonaldTrump.

Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo terang-terangan menyalahkan Iran atas serangan itu sejak Sabtu pekan lalu atau pada hari serangan terjadi. "Tidak ada bukti serangan datang dari Yaman," tulis Pompeo di Twitter.

Ada dua lokasi kilang minyak Aramco, Arab Saudi, yang diserang secara besar-besaran pada pekan lalu. Kedua kilang minyak itu berada di provinsi Abqaiq dan Khura. Kilang minyak di Abqaiq adalah yang terbesar yang dimiliki Saudi dan salah satu yang terbesar di dunia.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengecam tuduhan AS. "Kebohongan maksimal," tulis Zarif di Twitter merespons tuduhan Pompeo. Pejabat militer Iran menyatakan siap perang dengan Amerika dengan menjamin bahwa rudal-rudal Teheran mampu menjangkau pangkalan militer dan kapal induk Amerika yang berada di Timur Tengah.
(mas)
Berita Terkait
Iran Akui Beri Teknologi...
Iran Akui Beri Teknologi pada Yaman untuk Buat Rudal dan Drone
Houthi Klaim Tembak...
Houthi Klaim Tembak Jatuh Drone AS Dekat Perbatasan Saudi
Saudi Klaim Telah Cegat...
Saudi Klaim Telah Cegat Hampir 1.000 Drone dan Rudal Houthi
Dua Rudal dan 6 Drone...
Dua Rudal dan 6 Drone Houthi Incar Arab Saudi, Semua Ditembak Jatuh
Koalisi Arab Tembak...
Koalisi Arab Tembak Jatuh Drone dan Rudal Houthi yang Menuju Arab Saudi
AS: Penjualan 280 Rudal...
AS: Penjualan 280 Rudal AMRAAM ke Arab Saudi untuk Halau Serangan Udara Houthi
Berita Terkini
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
41 menit yang lalu
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
1 jam yang lalu
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
2 jam yang lalu
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
3 jam yang lalu
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
4 jam yang lalu
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved