AS: Penjualan 280 Rudal AMRAAM ke Arab Saudi untuk Halau Serangan Udara Houthi

Sabtu, 06 November 2021 - 22:54 WIB
loading...
AS: Penjualan 280 Rudal...
IM-120 Advanced Medium-Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM). FOTO/middleeast.in-24
A A A
WSHINGTON - Juru bicara Pentagon mengumumkan bahwa Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) mendukung keputusan Departemen Luar Negeri AS untuk menjual senjata dan rudal ke Arab Saudi . Kesepakatan yang diumumkan oleh Departemen Luar Negeri AS termasuk penjualan 280 AIM-120 Advanced Medium-Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM) ke Arab Saudi, senilai USD650 juta.

"Penjualan yang diusulkan ini akan mendukung kebijakan luar negeri AS dan keamanan nasional AS, dengan membantu meningkatkan keamanan negara sahabat yang terus menjadi kekuatan penting bagi kemajuan politik dan ekonomi di Timur Tengah," sebut pernyataan Pentagon, seperti dikutip dari Al Jazeera, Jumat (5/11/2021).

Baca: AS Setuju Jual 280 Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp9,3 T

Pentagon menambahkan, bahwa perusahaan Raytheon yang berbasis di Massachusetts akan menjadi kontraktor utama untuk penjualan AIM-120 AMRAAM dan peralatan pendukungnya. Penjualan itu terjadi beberapa bulan setelah Presiden Joe Biden mengatakan dia akan mengakhiri dukungan AS untuk "operasi ofensif" Arab Saudi di Yaman, termasuk "penjualan senjata yang relevan".

Biro urusan politik-militer Departemen Luar Negeri AS mencatat dalam serangkaian tweet pada Kamis, bahwa rudal itu “tidak digunakan untuk menyerang target darat”. “Kami telah melihat peningkatan serangan lintas batas terhadap Arab Saudi selama setahun terakhir,” tambahnya.

“Rudal AIM-120C Saudi, yang dikerahkan dari pesawat Saudi, telah berperan penting dalam mencegat serangan ini, yang juga menempatkan pasukan AS dalam bahaya dan lebih dari 70.000 warga AS di Kerajaan dalam bahaya,” lanjutnya.

Baca: Jenderal Tertinggi Pentagon: Dunia Kini Miliki 3 Kekuatan Besar dan AS Ditantang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Inggris Ganti Perdana...
Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?
Rekomendasi
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved