Kapal Tanker Iran Berlayar ke Yunani, AS Keluarkan Peringatan

Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:59 WIB
Kapal Tanker Iran Berlayar...
Kapal Tanker Iran Berlayar ke Yunani, AS Keluarkan Peringatan
A A A
WASHINGTON - Kapal tanker Iran, Grace 1, dilaporkan berlayar ke Yunani setelah dibebaskan oleh otoritas Gibraltar. Amerika Serikat (AS) pun memperingatkan pelabuhan-pelabuhan Yunani dan Mediterania untuk tidak membantu kapal itu.

"Setiap upaya untuk membantu kapal, yang namanya berubah dari Grace 1 ke Adrian Darya 1 dan sekarang dilaporkan menuju ke Yunani, dapat dianggap sebagai memberikan dukungan material kepada organisasi teroris asing yang telah ditetapkan AS," kata pejabat Departemen Luar Negeri AS seperti dikutip RT dari Reuters, Selasa (20/8/2019).

Sementara itu Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, mengkritik keputusan Gibraltar yang disebutnya sangat disayangkapan karena mengabaikan tekanan AS.

"Sangat disayangkan hal itu terjadi," kata Pompeo mengatakan kepada Fox News Channel yang disitir Reuters.

Pompeo mengatakan bahwa jika Iran berhasil menghasilkan keuntungan dari kargo minyak kapal tanker itu, pasukan elit Garda Revolusi Iran (IRGC) akan memiliki lebih banyak uang, lebih banyak kekayaan, lebih banyak sumber daya untuk melanjutkan kampanye teror.

AS sendiri telah mengeluarkan surat perintah penyitaan sendiri terhadap kapal tersebut. AS mengklaim kapal itu terlibat dalam pencucian uang dan membiayai IRGC, yang ditetapkan Washington sebagai sebuah organisasi teroris awal tahun ini. (Baca juga: AS Keluarkan Surat Perintah Penyitaan untuk Tanker Iran )

Sebelumnya Gibraltar mengatakan wilayah Inggris itu tidak terikat oleh hukum AS, menunjukkan bahwa sanksi Uni Eropa terhadap Iran jauh lebih sedikit daripada rezim sanksi "tekanan maksimum" Washington dan kapal tersebut mematuhi hukum Uni Eropa. (Baca juga: Gibraltar Tolak Permintaan AS untuk Sita Kapal Tanker Iran )

Marinir Kerajaan Inggris menangkap supertanker Iran bulan lalu ketika melewati Gibraltar, menuduh kapal berusaha secara ilegal mengangkut minyak ke Suriah. Teheran dengan tegas membantah klaim itu, menyebut penyitaan itu sebagai tindakan "pembajakan" yang dilakukan atas arahan Washington. Angkatan Laut Iran telah memperingatkan bahwa pihaknya siap untuk mengawal kapal tankernya jika AS berupaya untuk merebut kembali Adrian Darya. (Baca juga: Iran Peringatkan AS, Jangan Coba Rebut Tanker Minyak )
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
Lobi Perpanjangan Embargo...
Lobi Perpanjangan Embargo Senjata Iran, Perwakilan AS Sambangi Inggris
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Berita Terkini
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
9 menit yang lalu
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
1 jam yang lalu
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
1 jam yang lalu
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
2 jam yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
3 jam yang lalu
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
3 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved