Aparat India Blokade Kashmir Selama Libur Idul Adha

Selasa, 13 Agustus 2019 - 00:39 WIB
Aparat India Blokade...
Aparat India Blokade Kashmir Selama Libur Idul Adha
A A A
SRINAGAR - Pasukan keamanan India terus memperketat pengawasan atas Kashmir, usai pencabutan status khusus bagi wilayah itu. Selama libur Idul Adha, sebagian besar wilayah Srinagar, kota terbesar di Kashmir, diblokir oleh aparat India.

Seperti dilaporkan Reuters, banyak orang yang berupaya memasuki Srinagar sepanjang akhir pekan lalu, terhalang oleh blokade yang dipasang pasukan keamanan India. Di Srinagar, beberapa masjid utama dan situs keagamaan, termasuk masjid Masjid Jamia yang berkapasitas lebih dari 30.000 jamaah, ditutup. Para jamaah diimbau untuk menghadiri sholat di masjid-masjid kecil di dekat tempat mereka tinggal.

"Di Srinagar, dengan tetap mempertimbangkan kemungkinan teroris, militan, dan unsur-unsur jahat yang mencoba mengganggu ketertiban umum dan perdamaian, pembatasan yang wajar diberlakukan pada pertemuan besar di daerah-daerah sensitif," kata Kementerian Dalam Negeri India.

Walau ada pembatasan, orang-orang masih berkumpul di masjid-masjid dalam jumlah besar di Kashmir pada Senin (12/8). Meski demikian, keheningan tetap terasa di jalan-jalan kota, kondisi yang tidak pernah terjadi sebelumnya saat perayaan Idul Adha. Bahkan daerah-daerah yang paling terkenal, seperti alun-alun kota, Lal Chowk, yang seharusnya dipenuhi orang-orang, kini kosong.

Toko-toko ditutup, daun jendela dan dinding ditulisi grafiti anti-India, seperti “Go India, Go Back” dan “We Want Freedom”. Beberapa pejabat paramiliter dan polisi India menyebut pembatasan itu sebagai "jam malam". Namun, sikap resmi pemerintah India adalah bahwa memang ada pembatasan, tetapi tidak ada jam malam.

Pembatasan yang dilakukan di Srinagar adalah yang paling ketat dibanding kota lain di wilayah Kashmir. Polisi dan pasukan keamanan India dengan pakaian anti huru hara nampak berpatroli di jalan-jalan. Nampak pula barikade kawat berduri ditempatkan di sejumlah sudut kota.
(esn)
Berita Terkait
Partai-partai Besar...
Partai-partai Besar di Kashmir Bersatu Perjuangkan Otonomi
Agama Penduduk Kashmir...
Agama Penduduk Kashmir dan Persentasenya
India Terlalu Mengekang...
India Terlalu Mengekang Kashmir, Apakah Modi Kena Karma?
India Jadikan Kashmir...
India Jadikan Kashmir sebagai 'Hotspot' Islamopobia Terbesar
Pakistan: Dunia Harus...
Pakistan: Dunia Harus Hentikan Genosida di Kashmir
3 Negara yang Memperebutkan...
3 Negara yang Memperebutkan Wilayah Kashmir
Berita Terkini
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
1 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
2 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
3 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
4 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
4 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved