3 Negara yang Memperebutkan Wilayah Kashmir

Kamis, 01 September 2022 - 18:26 WIB
loading...
3 Negara yang Memperebutkan...
Dijuluki Surga Bumi di Asia, wilayah Kashmir menjadi rebutan 3 negara. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kashmir merupakan negara yang terletak dibagian India Utara, dengan ibu kota terbesarnya yaitu Srinagar. Wilayah ini berdiri dan dibagi oleh 3 negara yaitu Pakistan , India dan Republik Rakyat China. Karena Kashmir terletak dibagian Pakistan dan India maka mayoritas agama yang dianut disana adalah islam dengan jumlah 67% dan sisanya menganut agama budha, hindu dan sikh.

Walaupun Kashmir dijuluki sebagai ‘Surga Bumi di Asia’ karena adanya perbukitan salju yang membentang di perbatasan India dan Pakistan, tak jarang wilayah ini sering menjadi perebutan oleh beberapa negara yang ada di sekitar wilayah Kashmir.

Pada proses nya saat itu wilayah Kashmir diberi pilihan ingin bergabung dengan negara Pakistan atau India. Namun Maharaja Hari Singh penguasa daerah Kashmir memutuskan untuk tidak bergabung dengan siapapun dan ingin menjadi negara yang merdeka. Hal tersebutlah yang membuat beberapa negara ingin merebut wilayah Kashmir.

Baca juga: Pemimpin Kashmir Divonis Penjara Seumur Hidup Oleh Pengadilan India

Berikut ini adalah 3 negara yang selalu konflik untuk memperebutkan wilayah Kashmir.

1. Pakistan

Sudah menjadi hal yang tidak wajar lagi jika Paskistan ingin merebut negara Kashmir karena letak wilayah Kashmir yang berada di bagian laut barat Pakistan. Pada tahun 1947 suku Pashton Pakistan menyerang wilayah Kashmir untuk merebut wilayah Kashmir. Namun Maharaja Singh meminta bantuan militer kepada Gubnernur Jendral India saat itu, Mountbatten. Melihat kejadian itu sudah di perkirakan bahwa Maharaja Singh ingin wilayah Kashmir bergabung dengan India, padahal sebagian penduduk Kashmir merupakan penganut agama Islam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Merasakan Liburan yang...
Merasakan Liburan yang Berkesan dengan Menjelajahi Beijing dan Shanghai
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Garda Revolusi Iran...
Garda Revolusi Iran Sudah di Yaman, Siap Blokade Laut Merah
Rekomendasi
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Berita Terkini
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved