'Ditendang' AS dari Program Jet Tempur F-35, Turki Murka

Kamis, 18 Juli 2019 - 06:56 WIB
Ditendang AS dari Program...
'Ditendang' AS dari Program Jet Tempur F-35, Turki Murka
A A A
ANKARA - Turki buka suara setelah "ditendang" Amerika Serikat (AS) dari program pesawat tempur siluman F-35. Turki mengatakan bahwa keputusan Washington menghentikan keterlibatan Ankara dari program F-35 adalah tindakan ilegal dan menyebutnya sebagai sebuah kesalahan.

Turki menekankan bahwa keputusan yang diambil AS membahayakan hubungan strategis antara dua negara sekutu NATO. Turki pun meminta AS untuk mempertimbangkan kembali keputusannya.

"Gedung Putih dan Departemen Pertahanan AS mengumumkan bahwa negara kami akan dihapus dari program F-35 karena kami mengimpor sistem pertahanan udara S-400. Langkah sepihak ini tidak terkait dengan semangat aliansi dan tidak memiliki dasar yang sah. Tidak adil bahwa Turki, yang merupakan salah satu mitra utama (Amerika Serikat) pada program F-35, dikecualikan darinya," kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan.

"Kami menyerukan Amerika Serikat untuk meninggalkan kesalahan ini yang dapat menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada hubungan strategis kami," tambah pernyataan itu seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (18/7/2019).

Sebelumnya Wakil Menteri Pertahanan AS, Ellen Lord, dalam sebuah jumpa pers mengatakan bahwa Pentagon tengah bekerja untuk melepaskan hubungannya dengan Turki dalam program F-35 internasional. Hal itu menyusul keputusan Ankara untuk membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia, dan sekarang mengharapkan prosesnya akan selesai pada Maret 2020.

Lord mengatakan Pentagon akan menghabiskan antara USD500 - USD600 juta untuk menggeser rantai pasokan bagian jet tempur F-35 buatan Turki. Ia juga menekankan bahwa penghapusan Ankara dari program tidak akan mempengaruhi keseluruhan implementasi F-35 karena Pentagon telah bekerja untuk menemukan sumber alternatif untuk suku cadang.

Gedung Putih telah mengumumkan bahwa Turki tidak akan lagi menjadi bagian dari program F-35 setelah Ankara membeli S-400 Rusia dan membuat hubungan itu "mustahil".

Rusia dan Turki menandatangani perjanjian pada Desember 2017 untuk pengiriman empat baterai S-400. AS dan negara-negara anggota NATO mengkritik perjanjian tersebut dan menyatakan keprihatinan atas ketidaksesuaian sistem S-400 dengan sistem pertahanan udara dan rudal NATO.

AS mengklaim S-400 dapat membahayakan proyek jet siluman F-35. Washington mengumumkan pada Juni bahwa mereka tidak akan menerima pilot Turki untuk pelatihan F-35 kecuali Ankara membatalkan perjanjian S-400 dengan Rusia. Tetapi Turki mengatakan akuisisi sistem pertahanan udara Rusia akan berjalan terus dan akan mempertahankan kontraknya senilai USD2,5 miliar dengan Rusia.

Menurut laporan media, AS telah menyiapkan sanksi terhadap Turki atas pengadaan sistem S-400, dan langkah-langkah kemungkinan akan diumumkan kemudian pada bulan Juli.
(ian)
Berita Terkait
Trump: Turki Produksi...
Trump: Turki Produksi Bagian Badan Utama Jet Tempur F-35
Disalip Amerika, Turki...
Disalip Amerika, Turki Gagal Miliki Jet Tempur Siluman F-35
Turki, India dan China...
Turki, India dan China Berlomba, tapi Ini 3 Jet Tempur Generasi Kelima Terbaik di Dunia
Turki Peroleh F-16,...
Turki Peroleh F-16, Yunani Dapatkan Jet Tempur Siluman F-35 AS
Turki: Jet Tempur Siluman...
Turki: Jet Tempur Siluman F-35 AS Pilihan Pertama, F-16 Alternatif
Usai Didepak dari Program...
Usai Didepak dari Program F-35, Turki Kini Berpeluang Dapat Jet Tempur F-16
Berita Terkini
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dikuburkan Hari Ini di Tengah Serangan AS terhadap Iran
13 menit yang lalu
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
46 menit yang lalu
Jenderal Iran Incar...
Jenderal Iran Incar Trump dan Netanyahu, Balas Dendam untuk Khamenei
1 jam yang lalu
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
1 jam yang lalu
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
2 jam yang lalu
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
5 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved