Turki: Jet Tempur Siluman F-35 AS Pilihan Pertama, F-16 Alternatif
Rabu, 13 Oktober 2021 - 00:15 WIB
loading...
Pesawat-pesawat jet tempur siluman F-35 buatan Lockheed Martin Amerika Serikat. Foto/REUTERS
A
A
A
ANKARA - Turki mengakui sedang berupaya memperluas armada jet tempur F-16-nya dengan membelinya dari Amerika Serikat (AS). Jet-jet tempur F-16 yang di-upgrade dipilih sebagai alternatif pembelian jet tempur siluman F-35 yang mengalami kegagalan.
Sekadar diketahui, Washington membatalkan kesepakatan pembelian sekitar 100 unit F-35 oleh Ankara setelah karena Turki nekat membeli sistem pertahanan rudal S-400 dari Rusia.
Baca juga: Gagal Peroleh Jet Tempur Siluman F-35, Turki Ingin Borong 40 Jet F-16 AS
"Pilihan pertama kami adalah membeli F-35, dan ini adalah hak kami. Jika krisis dengan Amerika Serikat teratasi, Turki akan masuk kembali ke program dan kami akan menerima F-35 kami," kata juru bicara Kepresidenan Turki Ibrahim Kalyn dalam sebuah wawancara dengan koran Milliyet, Selasa (12/10/2021).
"Jika masalahnya tidak terpecahkan, kami akan terus mencari alternatif. Perluasan armada F-16 yang ada dan modernisasinya dapat dianggap sebagai alternatif. Tergantung pada kondisi, keputusan akhir akan dibuat berdasarkan kebutuhan kami," lanjut Kalyn.
Sekadar diketahui, Washington membatalkan kesepakatan pembelian sekitar 100 unit F-35 oleh Ankara setelah karena Turki nekat membeli sistem pertahanan rudal S-400 dari Rusia.
Baca juga: Gagal Peroleh Jet Tempur Siluman F-35, Turki Ingin Borong 40 Jet F-16 AS
"Pilihan pertama kami adalah membeli F-35, dan ini adalah hak kami. Jika krisis dengan Amerika Serikat teratasi, Turki akan masuk kembali ke program dan kami akan menerima F-35 kami," kata juru bicara Kepresidenan Turki Ibrahim Kalyn dalam sebuah wawancara dengan koran Milliyet, Selasa (12/10/2021).
"Jika masalahnya tidak terpecahkan, kami akan terus mencari alternatif. Perluasan armada F-16 yang ada dan modernisasinya dapat dianggap sebagai alternatif. Tergantung pada kondisi, keputusan akhir akan dibuat berdasarkan kebutuhan kami," lanjut Kalyn.
Lihat Juga :