Menhan Iran Sebut Penahanan Kapal Minyak oleh Inggris Perampokan

Senin, 08 Juli 2019 - 14:24 WIB
Menhan Iran Sebut Penahanan...
Menhan Iran Sebut Penahanan Kapal Minyak oleh Inggris Perampokan
A A A
TEHERAN - Menteri Pertahanan (Menhan) Iran Amir Hatami menggambarkan penahanan kapal tanker minyak raksasa Grace 1 oleh Marinir Kerajaan Inggris baru-baru ini sebagai perampokan dan tindakan yang mengancam.

Kapal itu dihentikan dan ditahan Marinir Kerajaan Inggris di perairan Gibraltar pada Juli atas tuduhan mencoba mengirim minyak ke Suriah. Upaya memasok minyak ke Suriah merupakan pelanggaran sanksi Uni Eropa yang telah dijatuhkan terhadap rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan pada hari Senin (8/7/2019) bahwa kapal tanker itu tidak dalam perjalanan ke Suriah. Menurut kementerian itu, tidak ada pelabuhan Suriah yang bisa digunakan untuk kapal Grace 1 berlabuh. Kementerian berjanji akan mengambil serentetan tindakan politik, diplomatik dan hukum sehubungan dengan penyitaan kapal tanker Inggris.

Dalam pidato di televisi yang dikelola pemerintah pada hari ini, Hatami memperingatkan bahwa Iran tidak akan tahan dengan dengan apa yang ia sebut tindakan "perampokan maritim".

"Baru-baru ini, pemerintah Inggris, dalam langkah provokatif, menyita sebuah kapal tanker minyak yang dioperasikan Iran di lepas pantai Gibraltar, yang bertentangan dengan peraturan internasional dan komitmen para penandatangan Eropa terhadap perjanjian nuklir (Iran 2015)," kata Hatami.

Dia secara terpisah mengatakan Iran penembakan pesawat nirawak AS bulan lalu sebagai pesan untuk Washington bahwa Teheran siap mempertahankan perbatasannya.

Pada bulan Juni, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan bahwa mereka telah menjatuhkan pesawat pengintai RQ-4 Global Hawk Northrop Grumman AS yang terbang di atas provinsi pesisir Hormozgan karena melanggar wilayah udara negara tersebut.

Namun, Komando Pusat AS mengatakan bahwa pesawat nirawak itu ditembak jatuh dengan rudal ketika beroperasi di perairan internasional di atas Selat Hormuz.

Hatami menambahkan bahwa Teheran tidak tertarik pada perang melawan negara mana pun.
(mas)
Berita Terkait
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
AS Ancam Sanksi Negara...
AS Ancam Sanksi Negara yang Tolak Klausul Snapback Diaktifkan
Lagi, Presiden Iran...
Lagi, Presiden Iran Ajukan Syarat Duduk Satu Meja dengan AS
AS, Iran dan Anggota...
AS, Iran dan Anggota JCPOA Bakal Bertemu di Wina Minggu Depan
Rouhani Sebut Iran Dapat...
Rouhani Sebut Iran Dapat Perkaya Uranium Hingga 90%
Iran Tolak Pertemuan...
Iran Tolak Pertemuan dengan AS di Wina
Berita Terkini
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
11 menit yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
1 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
2 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
3 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
4 jam yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
6 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved