Remehkan Ancaman, Khamenei Bilang Sanksi AS Bikin Iran Mandiri
Jum'at, 22 Maret 2019 - 06:00 WIB
Remehkan Ancaman, Khamenei Bilang Sanksi AS Bikin Iran Mandiri
A
A
A
TEHERAN - Iran bertekad untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya meskipun tekanan dari Amerika Serikat (AS) dan sekutunya bermaksud untuk menghentikan program rudal balistik Teheran. Tekad itu disampaikan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dalam pidatonya hari Kamis.
"Kita perlu membawa Iran ke titik di mana musuh memahami bahwa mereka tidak dapat mengancam Iran. Sanksi Amerika akan membuat Iran mandiri," kata Khamenei, dikutip Reuters, Jumat (12/3/2019).
Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menarik Washington keluar dari perjanjian nuklir 2015 antara Iran dan enam negara besar (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China). Sejak keluar dari perjanjian itu AS menerapkan kembali sanksinya terhadap Iran yang sempat dicabut.
Khamenei melanjutkan para penandatangan kesepakatan Eropa juga telah gagal mempertahankan kepentingan ekonomi Iran.
"Mereka selalu menikam Iran di belakang. Negara-negara Barat telah membuktikan bahwa mereka tidak dapat dipercaya," lanjut dia.
Para pemimpin Iran telah mengancam akan keluar dari kesepakatan nuklir kecuali jika negara-negara kekuatan Eropa memungkinkan Teheran untuk menerima manfaat ekonomi.
"Mekanisme yang ditetapkan oleh orang-orang Eropa ini seperti lelucon yang pahit," kata Khamenei, merujuk pada saluran yang dibuka oleh para penandatangan kesepakatan Eropa untuk perdagangan non-dolar dengan Iran untuk mengatasi sanksi AS.
"Kita perlu membawa Iran ke titik di mana musuh memahami bahwa mereka tidak dapat mengancam Iran. Sanksi Amerika akan membuat Iran mandiri," kata Khamenei, dikutip Reuters, Jumat (12/3/2019).
Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menarik Washington keluar dari perjanjian nuklir 2015 antara Iran dan enam negara besar (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China). Sejak keluar dari perjanjian itu AS menerapkan kembali sanksinya terhadap Iran yang sempat dicabut.
Khamenei melanjutkan para penandatangan kesepakatan Eropa juga telah gagal mempertahankan kepentingan ekonomi Iran.
"Mereka selalu menikam Iran di belakang. Negara-negara Barat telah membuktikan bahwa mereka tidak dapat dipercaya," lanjut dia.
Para pemimpin Iran telah mengancam akan keluar dari kesepakatan nuklir kecuali jika negara-negara kekuatan Eropa memungkinkan Teheran untuk menerima manfaat ekonomi.
"Mekanisme yang ditetapkan oleh orang-orang Eropa ini seperti lelucon yang pahit," kata Khamenei, merujuk pada saluran yang dibuka oleh para penandatangan kesepakatan Eropa untuk perdagangan non-dolar dengan Iran untuk mengatasi sanksi AS.
(mas)