Iran Ingatkan Eropa dan AS Tidak Buat Permintaan Aneh Soal Kesepakatan Nuklir

loading...
Iran Ingatkan Eropa dan AS Tidak Buat Permintaan Aneh Soal Kesepakatan Nuklir
Araqchi mengingatkan Amerika Serikat (AS) dan Eropa untuk tidak membuat permintaan tidak masuk akal, yang bisa membuat pembicaraan itu berakhir seketika. Foto/REUTERS
TEHERAN - Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi mengatakan, pembicaraan di Wina, Austria untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran berjalan mulus. Namun, Araqchi mengingatkan Amerika Serikat (AS) dan Eropa untuk tidak membuat permintaan tidak masuk akal, yang bisa membuat pembicaraan itu berakhir seketika.

Araqchi mengatakan, bahwa dia menilai tren pembicaraan saat ini di Wina sebagai sebuah kemajuan, terlepas dari kesulitan dan tantangan yang ada. Baca juga: Iran Puji Sikap Indonesia Soal Kesepakatan Nuklir

"Delegasi Iran akan menghentikan pembicaraan setiap kali proses negosiasi mengarah pada tuntutan yang tidak masuk akal, membuang waktu dan tawar-menawar yang tidak rasional," kata Araqchi.

"Terlalu dini untuk menilai hasil atau untuk mengatakan apakah kami optimis atau pesimis, tapi kami pikir kami berada di jalur yang benar," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Rabu (21/4/2021).

Sebelumnya, Presiden AS, Joe Biden juga mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk mengetahui apakah pembicaraan Winaakan berhasil menghidupkan kembali kesepakatan nuklir. Baca juga: Eks Jenderal Israel Akui Sulit Menghancurkan Program Nuklir Iran



Biden mengatakan, AS tidak berpikir bahwa pembicaraan itu sama sekali membantu, karena Iran terus meningkatkan pengayaan uranium. Ini adalah sebuah langkah yang diambil sebagai tanggapan terhadap sabotase pada fasilitas nuklir yang diyakini telah dilakukan oleh Israel.

"Meski demikian, kami tetap senang bahwa Iran terus setuju untuk terlibat dalam diskusi. Saya pikir itu terlalu dini untuk membuat penilaian seperti apa hasilnya nanti, tapi saya pikir kita masih berbicara," ucapnya.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top