Dituding Pompeo Perburuk Situasi di Venzuela, Kuba Murka

Minggu, 27 Januari 2019 - 16:50 WIB
Dituding Pompeo Perburuk...
Dituding Pompeo Perburuk Situasi di Venzuela, Kuba Murka
A A A
HAVANA - Presiden Kuba, Miguel Diaz-Canel melemparkan kecaman kepada Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo atas pernyataan tentang dugaan kontribusi Kuba terhadap eskalasi krisis politik di Venezuela.

Kemarin, di pertemuan Dewan Keamanan (DK) PBB, Pompeo mengatakan bahwa Kuba telah secara langsung memperburuk keadaan di Venezuela. Diaz-Canel menyebut pernyataan itu sebagai fitnah.

"Ancaman intervensi ini, penuh dengan fitnah dan kesombongan, akan hancur berkeping-keping ketika mereka menghadapi tekad orang-orang yang tidak pernah menyerah pada kemerdekaan dan kedaulatan mereka," ucap Diaz-Canel, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (27/1).

Sementara itu, Duta Besar Kuba untuk PBB, Anayansi Rodriguez Camejo, menuduh Washington menggunakan DK PBB sebagai platform untuk melegitimasi kampanye internasionalnya melawan pemerintah konstitusional Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Dia juga menyuarakan keyakinan bahwa agresi oleh AS dan sekutunya adalah ancaman utama bagi perdamaian dan keamanan di Amerika Latin.

Senada dengan Kuba, Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengatakan pertemuan DK PBB hari Sabtu bertujuan untuk lebih mendestabilisasi situasi di Venezuela. Menurutnya, forum itu hanyalah elemen lain dari strategi perubahan rezim oleh AS di Venezuela.

"Pertemuan hari ini diserukan oleh delegasi AS dengan satu tujuan saja; untuk membantu melanjutkan distabilisasi di Venezuela, memaksa negara ini untuk mengadopsi resep dan metode mereka untuk menyelesaikan masalah yang harus dihadapi (Venezuela) baru-baru ini," katanya.

Diplomat Kremlin ini meminta negara-negara kekuatan dunia untuk menahan diri dengan tidak menggunakan ancaman, ultimatum dan tindakan ekonomi yang diskriminatif terhadap Venezuela. Sebaliknya, semua negara diminta untuk menghormati konstitusi negara itu.
(esn)
Berita Terkait
Dituduh Terima 300 Drone...
Dituduh Terima 300 Drone dari Rusia, Kuba Bersumpah Akan Musnahkan Penjajah AS
Raul Castro Mengundurkan...
Raul Castro Mengundurkan Diri Sebagai Ketua Partai Komunis Kuba
Rusia: AS Terus Mencekik...
Rusia: AS Terus Mencekik Kuba
Jenderal Bolivia yang...
Jenderal Bolivia yang Menangkap Che Guevara Meninggal Dunia
AS Pertimbangkan Masukkan...
AS Pertimbangkan Masukkan Kembali Kuba ke Daftar Negara Sponsor Teroris
Kedubesnya Diberondong...
Kedubesnya Diberondong Tembakan, Kuba Salahkan Trump
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
28 menit yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
51 menit yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
1 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
1 jam yang lalu
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
2 jam yang lalu
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
2 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved