Dua Menteri Tanzania Dipecat Terkait Harga Kacang Mete

Senin, 12 November 2018 - 07:58 WIB
Dua Menteri Tanzania...
Dua Menteri Tanzania Dipecat Terkait Harga Kacang Mete
A A A
DAR ES SALAAM - Presiden Tanzania John Magufuli menyatakan pemerintah dapat membeli stok kacang mete setelah dia memecat dua menteri dan membubarkan regulator industri karena perselisihan menentukan harga komoditas itu.

Bulan lalu, Magufuli memerintahkan peningkatan 94% harga kacang mete saat lelang regulator industri. Dia pun memecat kepala organisasi itu untuk menyelamatkan para petani dari harga yang rendah dan tidak berkelanjutan.

Kacang mete menjadi produk ekspor paling bernilai di Tanzania tapi harganya turun sehingga para petani menghentikan penjualan. Menurut para petani, biaya operasional lebih tinggi dibandingkan harga yang ditawarkan untuk produk itu.

“Menteri Pertanian Charles Tizeba dan Menteri Perdagangan Charles Mwijage dicopot dari jabatannya,” ungkap Presiden Tanzania John Magufuli, dikutip kantor berita Reuters.

Japhet Hasunga ditunjuk sebagai menteri pertanian yang baru dan Joseph Kakunda sebagai menteri perdagangan. Presiden menuding badan pengelola produk kacang mete gagal mengelola industri itu dengan baik sehingga harganya turun.

Pemerintah telah meminta para pembeli kacang mete untuk mengajukan rencana pembelian mereka mulai hari ini. Pada Sabtu (10/11), Magufuli mengunjungi unit militer dan memeriksa 75 kendaraan yang akan digunakan pemerintah untuk mendukung pembelian kacang mete di negara itu jika para pembeli swasta gagal mengambil produk itu. Pemerintah telah mematok harga sekitar 3.000 shilling atau USD1,31 per kilogram.

Pemerintah akan menggunakan tentara dan lembaga pengelola beragam produk pertanian untuk membeli semua kacang mete pada harga lebih dari USD1,31. “Jika para pembeli swasta gagal merespon pemerintah dan mengatakan berapa ton mereka akan membeli pada Senin (12/11), pemerintah akan membeli semua kacang mete dan kami memiliki uang untuk itu,” kata Magufuli.

Para petani mengeluh bahwa harga sebelumnya 1.500 shilling per kilogram tidak memenuhi biaya produksi.

Pemimpin oposisi Zitto Kabwe menyatakan Magufuli harus mendapat persetujuan parlemen sebelum pemerintah mulai membeli kacang mete dari para petani. “Pemerintah memerlukan 600 miliar shilling untuk membayar para petani. Uang ini memerlukan persetujuan parlemen,” tweet Kabwe.

“Jika presiden melakkan ini tanpa mengikuti hukum, kami akan menentangnya,” kata Kabwe. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Kenakan Celana Hitam...
Kenakan Celana Hitam Ketat, Legislator Perempuan Tanzania 'Diusir' dari Ruang Rapat
Temukan Batu Langka,...
Temukan Batu Langka, Warga Tanzania Jadi Miliarder Dadakan
Presiden Ini Sesumbar...
Presiden Ini Sesumbar Negaranya Bebas COVID-19 tapi Hilang 18 Hari lalu Meninggal
Presiden Tanzania: Persyaratan...
Presiden Tanzania: Persyaratan Utang China hanya Bisa Diterima oleh Pria Mabuk
Samia Suluhu Hassan...
Samia Suluhu Hassan Jadi Presiden Wanita Pertama Tanzania
Kambing dan Pepaya Dites...
Kambing dan Pepaya Dites Positif Corona, Alat Tes di Tanzania Rusak
Berita Terkini
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
24 menit yang lalu
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
1 jam yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
3 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
4 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
6 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
10 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved