Arab Saudi Larang Muslim Israel Pergi Haji dan Umrah ke Makkah

Kamis, 08 November 2018 - 10:33 WIB
Arab Saudi Larang Muslim...
Arab Saudi Larang Muslim Israel Pergi Haji dan Umrah ke Makkah
A A A
TEL AVIV - Pemerintah Arab Saudi melarang masuk para jamaah Muslim Israel untuk melakukan umrah. Larangan serupa juga terjadi saat musim haji beberapa bulan lalu.

Para jamaah Muslim Israel aslinya merupakan warga Arab Palestina, namun sudah berstatus sebagai warga negara mayoritas Yahudi tersebut. Sebelumnya, Saudi membolehkan para jamaah Muslim Israel melakukan ibadah haji dan umrah ke Makkah dengan menggunakan paspor sementara Yordania.

Yahya Saud, Kepala Komite Palestina di Parlemen Yordania mengatakan bahwa komitenya telah menghubungi Kedutaan Saudi di Yordania untuk membahas masalah tersebut.

Arab Saudi dan Israel tidak memiliki ikatan formal, yang membuat warga negara Israel tidak diizinkan untuk melakukan perjalanan ke wilayah Kerajaan Arab Saudi.

"Kami tidak memiliki penjelasan atas apa yang terjadi, jadi kami mengajukan banding ke setiap kemungkinan bantuan, tetapi kami sangat menyesal bahwa ziarah yang seharusnya dilakukan pada bulan Desember, yang telah didaftarkan ribuan orang, tidak bisa diadakan," kata Ketua Komite Haji Israel, Haji Salim Shalata, kepada Haaretz, Rabu (7/11/2018) malam.

Keputusan Saudi itu memengaruhi sekitar 1 juta warga Muslim Israel.

Pada bulan September, Saudi melarang pengungsi Palestina yang memegang paspor sementara Lebanon mendapatkan visa untuk haji.

Sebelumnya, pada bulan Agustus, para pengungsi Palestina dari Gaza yang tinggal di Yordania juga ditolak untuk mendapatkan visa haji.

Larangan itu terjadi pada saat Arab Saudi dilaporkan akan menormalkan hubungan dengan Israel. Pada April, Putra Mahkota Mohammed Bin Salman mengatakan bahwa Israel memiliki hak untuk hidup.

"Saya percaya orang Palestina dan Israel memiliki hak untuk memiliki tanah mereka sendiri...tetapi kita harus memiliki perjanjian damai untuk menjamin stabilitas bagi semua orang dan memiliki hubungan normal," katanya, saat kunjungan ke Amerika Serikat beberapa bulan lalu.

Pada November tahun lalu, Menteri Energi Israel Yuval Steinitz pernah mengakui bahwa Tel Aviv memiliki kontak terselubung dengan Riyadh tentang Iran. Hanya beberapa hari sebelum itu, kantor berita Saudi, Elaph, yang dekat dengan para pengambil keputusan di Riyadh, mempublikasikan wawancara dengan Kepala Staf Militer Israel, Gadi Eisenkot, menyatakan bahwa ada upaya untuk membawa hubungan Saudi dan Israel ke arah normal.

Namun, para pejabat Saudi telah mempertahankan sikap resmi Riyadh bahwa setiap hubungan dengan Israel bergantung pada penarikan diri Israel dari tanah Arab yang diduduki dalam Perang Enam Hari 1967, termasuk wilayah yang inginkan Palestina ibu kota masa depan mereka.
(mas)
Berita Terkait
Arab Saudi Kutuk Keras...
Arab Saudi Kutuk Keras Agresi Israel di Wilayah Palestina
Arab Saudi Kecam Keputusan...
Arab Saudi Kecam Keputusan Israel Bangun 800 Unit Permukiman Baru
Presiden Israel Sebut...
Presiden Israel Sebut Normalisasi dengan Arab Saudi Jadi Kunci untuk Akhiri Perang
Pangeran Arab Saudi:...
Pangeran Arab Saudi: Kerajaan Akan Akui Negara Israel Jika....
Apakah Arab Saudi Membantu...
Apakah Arab Saudi Membantu Palestina? Berikut Penjelasannya
Israel Intensifkan Pencaplokan...
Israel Intensifkan Pencaplokan Tepi Barat, Arab Saudi Marah Besar!
Berita Terkini
Media Iran Rilis Video...
Media Iran Rilis Video Cara Bunuh Ibu Negara AS Melania Trump, Secret Service Turun Tangan
26 menit yang lalu
China Membangun Replika...
China Membangun Replika Kapal Perang AS hingga Kantor Presiden Taiwan untuk Target Rudal
1 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei kepada...
Mojtaba Khamenei kepada Hizbullah: Tak Ada Jalan Lain Selain Jihad Melawan AS dan Israel
2 jam yang lalu
Jeda Perang dan Gencatan...
Jeda Perang dan Gencatan Senjata Selalu Menguntungkan Iran, Ini 4 Alasannya
4 jam yang lalu
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
5 jam yang lalu
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
7 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved