Israel Intensifkan Pencaplokan Tepi Barat, Arab Saudi Marah Besar!

Senin, 16 Februari 2026 - 20:25 WIB
loading...
Israel Intensifkan Pencaplokan...
Arab Saudi marah besar karena Israel intensifkan pencaplokan Tepi Barat. Foto/X
A A A
GAZA - Kementerian Luar Negeri Arab Saudi pada hari Senin mengutuk penerapan langkah-langkah baru Israel terkait lahan yang memungkinkan Israel memperkuat kendalinya atas Tepi Barat, dengan mengatakan bahwa langkah-langkah ini bertujuan untuk “memaksakan realitas hukum dan administratif baru di Tepi Barat yang diduduki.”

Kementerian tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa langkah-langkah baru-baru ini “merusak upaya yang sedang berlangsung untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut.”

Arab Saudi menegaskan “bahwa Israel tidak memiliki kedaulatan atas wilayah Palestina yang diduduki,” sambil memperbarui “penolakan mutlak terhadap tindakan ilegal ini, yang merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional, merusak solusi dua negara, dan merupakan serangan terhadap hak sah rakyat Palestina yang bersaudara untuk mendirikan negara berdaulat independen mereka di perbatasan 4 Juni 1967, dengan ibu kotanya di Yerusalem Timur.”



Kabinet Israel pada hari Minggu menyetujui langkah-langkah lebih lanjut untuk memperketat kendali Israel atas Tepi Barat yang diduduki dan mempermudah para pemukim untuk membeli tanah, sebuah langkah yang disebut Palestina sebagai “aneksasi de facto.”

Tepi Barat termasuk di antara wilayah yang diinginkan Palestina untuk negara merdeka di masa depan. Sebagian besar wilayah tersebut berada di bawah kendali militer Israel, dengan pemerintahan mandiri Palestina yang terbatas di beberapa daerah yang dikelola oleh Otoritas Palestina yang didukung Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Pesawat Pengebom B-52...
Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Menag: Tahun Baru Islam...
Menag: Tahun Baru Islam 1 Muharram Momentum Transformasi Diri dan Sosial
Berita Terkini
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved