Taliban Kirim Anggota Senior ke Pembicaraan Damai di Moskow

Kamis, 23 Agustus 2018 - 09:46 WIB
Taliban Kirim Anggota...
Taliban Kirim Anggota Senior ke Pembicaraan Damai di Moskow
A A A
KABUL - Taliban mengatakan akan mengirim anggota senior ke Rusia untuk pembicaraan damai di Afghanistan. Pernyataan ini muncul setelah sebelumnya pemerintah Afghanistan menolak tawaran untuk menghadiri konferensi tersebut.

"Para pemimpin kami telah menerima undangan Rusia untuk berpartisipasi dalam pembicaraan perdamaian yang dipimpin Rusia," kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid seperti dikutip dari Reuters, Kamis (23/8/2018).

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengumumkan bahwa Moskow mengharapkan Taliban untuk ambil bagian dalam pembicaraan damai yang direncanakan akan dihelat pada 4 September mendatang. Pemerintah Rusia juga telah mengundang 12 negara, termasuk Amerika Serikat (AS), untuk ambil bagian dalam konferensi perdamaian Afghanistan.

Tetapi Washington dan Afghanistan mengatakan mereka tidak akan menghadiri pertemuan tersebut.

Pembicaraan di Moskow akan menjadi partisipasi publik pertama Taliban di sebuah forum regional sejak mereka digulingkan dari kekuasaan di Afghanistan setelah serangan 11 September di Amerika. Mereka diundang ke putaran pembicaraan sebelumnya di Rusia tapi tidak hadir.

Pembicaraan ini datang setelah gelombang kekerasan yang intens, tetapi juga di tengah meningkatnya penjangkauan diplomatik kelompok pemberontak itu dan serangkaian desakan perdamaian dari pemerintah Afghanistan.

Gencatan senjata pada bulan Juni, selama liburan Idul Fitri, menunjukkan antusias publik yang besar untuk mengakhiri perang. Ini juga menunjukkan Taliban memiliki komando dan kontrol atas ribuan militan yang tersebar di seluruh negeri.
(ian)
Berita Terkait
Rusia Sebut Serangan...
Rusia Sebut Serangan Taliban 'Kehabisan Bensin'
Rusia Dukung Taliban...
Rusia Dukung Taliban Masuk Pemerintahan Sementara Afghanistan
Rusia Resmi Akui Pemerintahan...
Rusia Resmi Akui Pemerintahan Taliban di Afghanistan
Hanya Kedutaan Besar...
Hanya Kedutaan Besar Rusia dan China yang Berfungsi Normal di Afghanistan
Rusia Mungkin Akui Taliban...
Rusia Mungkin Akui Taliban Sebagai Otoritas Afghanistan
Rusia Siap Dukung Pemerintah...
Rusia Siap Dukung Pemerintah Baru Afghanistan jika Inklusif
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
49 menit yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
1 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
2 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
2 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
3 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved