Rusia Mungkin Akui Taliban Sebagai Otoritas Afghanistan

Sabtu, 04 September 2021 - 03:27 WIB
loading...
Rusia Mungkin Akui Taliban...
Rusia mungkin akui Taliban sebagai otoritas Afghanistan tetapi hanya setelah pembentukan pemerintahan. Foto/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Rusia mungkin secara resmi mengakui Taliban sebagai pihak berwenang di Afghanistan , tetapi hanya akan mempertimbangkan langkah tersebut dengan benar setelah pemerintah yang inklusif terbentuk. Hal itu diungkapkan Kementerian Luar Negeri Rusia.

Namun, berbicara pada konferensi pers, juru bicara Kementerian Maria Zakharova menjelaskan bahwa pengakuan tidak akan menjadi alasan untuk berdiskusi sampai ada pemerintahan nyata di Kabul.

"Kami mendukung pembentukan pemerintah koalisi inklusif di Afghanistan dengan partisipasi semua kekuatan etnopolitik negara, termasuk minoritas nasional," kata Zakharova kepada wartawan.

"Masalah pengakuan resmi dari pihak berwenang akan menjadi relevan setelah selesainya proses ini," tegasnya seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (4/9/2021).

Baca juga: Rusia: Posisi Kami Terhadap Taliban Tergantung Tindakan Mereka

Zakharova juga mengatakan bahwa Rusia secara konsisten mendukung kemerdekaan Afghanistan dan berharap agar Afghanistan muncul sebagai negara yang makmur, mengecam penarikan Barat sebagai efek negatif pada kesejahteraan seluruh negara.

"Operasi spontan oleh negara-negara Barat untuk menarik diri dari Afghanistan mungkin memiliki efek negatif pada kesejahteraan seluruh negara dalam tahap sejarah baru," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
AS Bombardir 5 Provinsi...
AS Bombardir 5 Provinsi Iran, 14 Orang Tewas 78 Luka
Rekomendasi
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
Kenapa BAIC Taruh Setengah...
Kenapa BAIC Taruh Setengah Nasib 2026 di Tangan T1?
Harga dan Spesifikasi...
Harga dan Spesifikasi BAIC T1 di Indonesia: Bidik 1.000 Unit, Target Hatchback Crossover Listrik
Berita Terkini
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved