Hanya Kedutaan Besar Rusia dan China yang Berfungsi Normal di Afghanistan

Selasa, 17 Agustus 2021 - 08:23 WIB
loading...
Hanya Kedutaan Besar...
Anggota Taliban memeriksa mobil di jalanan Kabul, Afghanistan, 16 Agustus 2021. Foto/REUTERS
A A A
KABUL - Hanya Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia dan China yang menjadi misi diplomatik yang berfungsi normal di Afghanistan karena mereka dijaga militan Taliban.

“Rusia melakukan kontak dengan para pejabat Taliban melalui kedutaan besarnya di Kabul,” ungkap perwakilan khusus Presiden RUsia Vladimir Putin di Afghanistan, Zamir Kabulov, pada Senin, sehari setelah pemerintah Afghanistan runtuh dan ibukota jatuh ke tangan Taliban.

“Mereka berbicara di Kabul. Semua kontak sedang dibuat di sana saat ini. Kedutaan sedang menangani ini,” papar perwakilan Rusia Zamir Kabulov kepada Reuters melalui telepon dalam wawancara.

Baca juga: Taliban dan Gagalnya Amerika Serikat Membangun Negara Boneka di Afghanistan

Kontak dimulai ketika Taliban mengerahkan penjaga ke Kedutaan Besar Rusia setelah pemberontak merebut Kabul.

Baca juga: Rusia Sebut Ghani Tinggalkan Afghanistan dengan Mobil Penuh Uang

“Itu benar-benar berjalan dengan tenang dan tanpa insiden. Mereka (Taliban) datang dan mengambilnya (kedubes) di bawah penjagaan,” ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perang Berlanjut, Pakistan...
Perang Berlanjut, Pakistan Klaim Bunuh 274 Pejuang Taliban, 400 Luka-luka
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Program Rudal Iran Tak...
Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved