India Coret Kewarganegaraan 4 Juta Orang di Assam

Senin, 30 Juli 2018 - 14:45 WIB
India Coret Kewarganegaraan...
India Coret Kewarganegaraan 4 Juta Orang di Assam
A A A
NEW DELHI - Pemerintah India pada hari Senin (30/7/2018) menyatakan bahwa lebih dari 4 juta orang di wilayah Assam dicoret dari National Register of Citizens (NRC) atau Daftar Warga Negara Nasional.

Wilayah Assam yang berbatasan dengan Bangladesh dikenal menjadi hunian imigran Muslim berbahasa Bengali.

Pencoretan status jutaan orang di Assam dari NRC itu membuat mereka tidak bisa memperoleh dokumen yang sah dari otoritas India.

Seorang saksi mata kepada Reuters mengatakan, keamanan telah diperketat di seluruh wilayah Assam, ketika ribuan Muslim yang berbahasa Bengali khawatir akan dikirim ke pusat penahanan atau dideportasi.

Wilayah Assam yang kaya akan teh telah lama menjadi pusat ketegangan sosial dan komunal dengan penduduk setempat yang berkampanye melawan imigran gelap. Wilayah itu juga dikenal menjadi medan pertarungan kelompok nasionalis Hindu pendukung pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi.

Pada tahun 1983, sejumlah orang dikejar dan dibunuh oleh gerombolan bersenjata yang berniat memburu para imigran Muslim.

Pemerintah India menyatakan pengumuman tu tidak dimaksudkan untuk mengusir orang-orang yang tercoret dari daftar warga negara. Mereka yang tercoret akan diberikan kesempatan untuk mendaftar ulang.

"Berdasarkan draf ini, tidak ada pertanyaan tentang siapa pun yang dibawa ke pusat penahanan atau pengadilan orang asing," kata Sailesh, komisaris sensus India yang hanya menggunakan satu nama, kepada wartawan di Guwahati.

Ratusan ribu orang dari Bangladesh melarikan diri ke India selama perang kemerdekaan Bangladesh dari Pakistan pada awal tahun 1970-an. Sebagian besar dari mereka menetap di Assam, yang memiliki perbatasan hampir 270 km (165 mil) dengan Bangladesh.

Menurut Sailesh, lebih dari 30 juta orang telah mendaftar dan 4.007.707 telah dicoret dari daftar.

Untuk diakui sebagai warga negara India, semua penduduk Assam harus menghasilkan dokumen yang membuktikan bahwa mereka atau keluarga mereka tinggal di negara itu sebelum 24 Maret 1971.

Draf pertama NRC, yang dirilis pada 31 Desember, mengonfirmasi kewarganegaraan 19 juta orang.

Namun, Mahkamah Agung bulan ini memutuskan bahwa 150.000 orang dari daftar pertama NCR, dicabut. Alasannya, mereka memberikan informasi palsu atau memberikan dokumen yang tidak dapat diterima.

"Jika pemerintah memutuskan untuk memberi kami (status) orang asing, apa yang bisa kami lakukan?," Kata Abdul Suban, 60, seorang Muslim berbahasa Bengali.

“NRC sedang mencoba untuk menghabisi kami. Orang-orang kami telah meninggal di sini, tetapi kami tidak akan meninggalkan tempat ini."
(mas)
Berita Terkait
4 Negara Paling Tercemar...
4 Negara Paling Tercemar di Dunia, Semuanya di Asia
UEA Larang Masuk Pelancong...
UEA Larang Masuk Pelancong dari 4 Negara Tetangga India
Bangladesh Diharapkan...
Bangladesh Diharapkan Menjalani Transisi ke Pemerintahan Baru dengan Damai
Dituduh Lakukan Spionase,...
Dituduh Lakukan Spionase, India Usir Puluhan Diplomat Pakistan
Pakistan Bantah Lakukan...
Pakistan Bantah Lakukan Pembicaraan Diam-diam dengan India
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
6 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
7 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
8 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
9 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
10 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved