Pakistan Bantah Lakukan Pembicaraan Diam-diam dengan India

Senin, 19 April 2021 - 18:18 WIB
loading...
Pakistan Bantah Lakukan...
Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mahmood Qureshi membantah laporan tentang diplomasi pintu belakang dengan saingan berat India. Foto/REUTERS
A A A
ISLAMABAD - Menteri Luar Negeri Pakistan , Shah Mahmood Qureshi membantah laporan tentang diplomasi pintu belakang dengan saingan berat India . Meski demikian, Qureshi mengatakan, Pakistan selalu siap menggelar pembicaraan dengan India.

Qureshi menuturkan, Islamabad siap untuk melakukan pembicaraan jika New Delhi membatalkan keputusannya pada Agustus 2019 yang membatalkan status khusus lama dari wilayah Jammu dan Kashmir yang disengketakan. Baca juga: India dan Pakistan Gelar Perundingan Rahasia Atasi Kebuntuan Kashmir

"Saya ingin menjelaskan, bahwa tidak ada diplomasi jalur belakang resmi dengan India," kata Qureshi dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (19/4/2021).

"Apa perlunya diplomasi pintu belakang? Datanglah ke meja dan bicarakan tentang Kashmir, Sir Creek, dan masalah air," katanya, mengacu pada banyak sengketa darat, laut, dan air antara dua negara bertangga itu. Baca juga: Kerap Berbuat Anarki, Pakistan Larang Partai Islam Garis Keras TLP

Pernyataannya datang beberapa hari setelah Yousef Al Otaiba, Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Amerika Serikat (AS) , menegaskan bahwa Abu Dhabi menengahi pembicaraan antara New Delhi dan Islamabad untuk membantu mereka mencapai hubungan yang "sehat dan fungsional".

Berbicara dalam sesi virtual dengan Lembaga Hoover Universitas Stanford, Otaiba mengatakan negaranya memiliki peran di balik gencatan senjata baru-baru ini di Line of Control (LoC), perbatasan de-facto yang membagi Kashmir antara India dan Pakistan.


ReplyForward
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Lumpuhkan Bandara General Santos, 17 Penerbangan Dibatalkan!
Rekomendasi
KPK Sudah Tentukan Status...
KPK Sudah Tentukan Status Hukum Bupati Muara Enim Edison
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026: Lewandowski hingga Tonali
Berita Terkini
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
Lebanon Jadi Titik Krisis...
Lebanon Jadi Titik Krisis bagi Gencatan Senjata Perang Iran, Ini 4 Alasannya
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved