UEA Larang Masuk Pelancong dari 4 Negara Tetangga India

Selasa, 11 Mei 2021 - 02:21 WIB
loading...
UEA Larang Masuk Pelancong...
UEA menangguhkan izin masuk bagi para pelancong dari Sri Lanka, Pakistan, Bangladesh, dan Nepal, sebagai pencegahan terhadap penyebaran lebih lanjut Covid-19. Foto/Ist
A A A
ABU DHABI - Uni Emirat Arab (UEA) menangguhkan izin masuk bagi para pelancong dari empat negara tetangga India, yakni Sri Lanka, Pakistan, Bangladesh, danNepal. Ini adalah tindakan pencegahan terhadap penyebaran lebih lanjut Covid-19.

Otoritas Manajemen Krisis dan Bencana Darurat Nasional UEA atau NCEMA menuturkan, keputusan tersebut mulai berlaku pada hari Rabu mendatang, dengan pengecualian penerbangan transit menuju ke empat negara tersebut.

Warga negara UEA, mereka yang berada dalam misi diplomatik yang diakreditasi oleh empat negara, delegasi resmi, mereka yang bepergian dengan pesawat bisnis dan pemegang visa emas, dibebaskan dari aturan baru tersebut. Baca juga: Pindad dan Perusahaan Asal UEA Kolaborasi Bikin Senjata Serbu hingga Senapan Mesin

"Mereka yang masuk ke pengecualian akan diminta untuk karantina selama 10 hari dan harus menjalani tes PCR di bandara pada saat kedatangan. Tes PCR lebih lanjut diperlukan pada hari keempat dan kedelapan setelah memasuki negara itu," kata NCEMA.

“Wisatawan yang datang dari empat negara melalui negara lain diharuskan untuk memberikan bukti masa tinggal di negara-negara tersebut tidak kurang dari 14 hari untuk diizinkan memasuki UEA,” sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (11/5/2021).

Sementara itu, jelas NCEMA, penerbangan kargo akan terus beroperasi. Selain itu, penerbangan yang mengangkut penumpang dari UEA ke empat negara akan diizinkan. Baca juga: Mengerikannya Tsunami Covid-19 di India, 4.000 Meninggal dalam 24 Jam

Bulan lalu, UEA mengumumkan larangan masuk dari India sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus Corona varian India yang sangat menular.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved