Israel Tembak Jatuh Jet Tempur Suriah, ISIS yang Merayakannya
Kamis, 26 Juli 2018 - 00:46 WIB
Israel Tembak Jatuh Jet Tempur Suriah, ISIS yang Merayakannya
A
A
A
TEL AVIV - Kelompok ISIS atau Daesh merayakan jatuhnya pesawat jet tempur Suriah akibat ditembak dua rudal Patriot militer Israel, pada hari Selasa. Kelompok Daesh telah merilis puing-puing jet tempur rezim Damaskus.
Tel Aviv mengklaim pesawat jet tempur Sukhoi rezim Damaskus ditembak jatuh di atas Dataran Tinggi Golan karena menerobos wilayah Israel.
SITE Intelligence Group, yang terlibat dalam pemantauan aktivitas teroris, melaporkan bahwa kelompok ISIS menyebarkan foto-foto bangkai jet tempur itu secara online.
"Sementara itu, rilis divisi Hauran ISIS merilis gambar-gambar dari jet Suriah yang dijatuhkan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di atas lokasi yang dikuasai ISIS di Yarmouk Basin, menunjukkan puing-puing dan apa yang tampaknya menjadi sisa-sisa jasad pilot. Meskipun Israel yang menjatuhkannya, ISIS tetap merayakannya di halaman Twitter-nya," tulis pendiri SITE, Rita Katz di Twitter via akun @Rita_Katz.
Ada sekitar empat foto yang dirilis ISIS. Salah satunya, foto yang menunjukkan tubuh seseorang yang dimutilasi. Tubuh itu diklaim sebagai pilot pesawat tempur Suriah yang telah tewas.
Dalam sebuah video yang dirilis oleh Haaretz, Rabu (25/7/2018) malam, sekelompok orang yang dilaporkan sebagai anggota ISIS memeriksa bangkai pesawat tempur tersebut tak lama setelah insiden. Mereka meneriakkan takbir ketika berjalan di sekitar puing-puing yang masih berkobar.
Sumber militer Suriah sebelumnya mengonfirmasi kepada Sputnik bahwa Kolonel Omran Muri, adalah salah satu dari dua awak pesawat Sukhoi. Muri tewas dalam serangan rudal Israel tersebut, sedangkan awak lainnya belum diketahui nasibnya.
Damaskus membantah klaim IDF yang menyatakan jet tempur Suriah menerobos wilayah udara Israel. Menurut Damaskus, pesawat itu sedang melakukan misi pertempuran melawan militan Daesh di selatan Suriah pada Selasa pagi. Para pejabat Suriah menyebut insiden itu sebagai bukti dukungan Israel untuk teroris di zona yang disebut sebagai Golan disengagement.
"Sistem pertahanan udara kami mengidentifikasi pesawat angkatan udara Suriah yang lepas landas dari pangkalan udara T-4 Suriah dan menembus ke wilayah udara Israel," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan.
"Ini adalah pelanggaran terang-terangan atas perjanjian tahun 1974 tentang pemisahan pasukan kami dan Suriah. Kami tidak akan menerima penetrasi, atau spillover ke wilayah kami, baik di darat maupun di udara," kata Netanyahu.
Tel Aviv mengklaim pesawat jet tempur Sukhoi rezim Damaskus ditembak jatuh di atas Dataran Tinggi Golan karena menerobos wilayah Israel.
SITE Intelligence Group, yang terlibat dalam pemantauan aktivitas teroris, melaporkan bahwa kelompok ISIS menyebarkan foto-foto bangkai jet tempur itu secara online.
"Sementara itu, rilis divisi Hauran ISIS merilis gambar-gambar dari jet Suriah yang dijatuhkan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di atas lokasi yang dikuasai ISIS di Yarmouk Basin, menunjukkan puing-puing dan apa yang tampaknya menjadi sisa-sisa jasad pilot. Meskipun Israel yang menjatuhkannya, ISIS tetap merayakannya di halaman Twitter-nya," tulis pendiri SITE, Rita Katz di Twitter via akun @Rita_Katz.
Ada sekitar empat foto yang dirilis ISIS. Salah satunya, foto yang menunjukkan tubuh seseorang yang dimutilasi. Tubuh itu diklaim sebagai pilot pesawat tempur Suriah yang telah tewas.
Dalam sebuah video yang dirilis oleh Haaretz, Rabu (25/7/2018) malam, sekelompok orang yang dilaporkan sebagai anggota ISIS memeriksa bangkai pesawat tempur tersebut tak lama setelah insiden. Mereka meneriakkan takbir ketika berjalan di sekitar puing-puing yang masih berkobar.
Sumber militer Suriah sebelumnya mengonfirmasi kepada Sputnik bahwa Kolonel Omran Muri, adalah salah satu dari dua awak pesawat Sukhoi. Muri tewas dalam serangan rudal Israel tersebut, sedangkan awak lainnya belum diketahui nasibnya.
Damaskus membantah klaim IDF yang menyatakan jet tempur Suriah menerobos wilayah udara Israel. Menurut Damaskus, pesawat itu sedang melakukan misi pertempuran melawan militan Daesh di selatan Suriah pada Selasa pagi. Para pejabat Suriah menyebut insiden itu sebagai bukti dukungan Israel untuk teroris di zona yang disebut sebagai Golan disengagement.
"Sistem pertahanan udara kami mengidentifikasi pesawat angkatan udara Suriah yang lepas landas dari pangkalan udara T-4 Suriah dan menembus ke wilayah udara Israel," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan.
"Ini adalah pelanggaran terang-terangan atas perjanjian tahun 1974 tentang pemisahan pasukan kami dan Suriah. Kami tidak akan menerima penetrasi, atau spillover ke wilayah kami, baik di darat maupun di udara," kata Netanyahu.
(mas)