Dekati Perbatasan, Israel Kirim Peringatan ke Pasukan Assad

Minggu, 01 Juli 2018 - 10:10 WIB
Dekati Perbatasan, Israel...
Dekati Perbatasan, Israel Kirim Peringatan ke Pasukan Assad
A A A
TEL AVIV - Militer Israel mengatakan tidak mengharapkan adanya pertempuran saat ini di Suriah selatan dekat Dataran Tinggi Golan untuk memicu bentrokan langsung antara pasukan Israel (IDF) dengan tentara Suriah.

Para pejabat pertahanan Israel mengatakan bahwa sejauh menyangkut Israel, pasukan Presiden Bashar Assad harus menjadi satu-satunya yang memasuki zona konflik di Suriah selatan dan satu-satunya kekuatan untuk mengambil alih setelah pertempuran. Militer Israel tidak mengizinkan pasukan lain dan berbagai milisi untuk menguasai daerah itu atau bergabung dengan tentara Suriah.

Selama beberapa hari terakhir, pesan itu telah disampaikan di tingkat senior mengenai garis merah Israel mengenai pertempuran di dekat perbatasan.

Dalam pertemuan antara Kepala Staf IDF Letnan Jenderal Gadi Eisenkot dan ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Joseph Dunford, semua skenario dikemukakan bahwa Israel tidak akan mentoleransi tentara Suriah atau orang lain yang beroperasi di daerah tersebut, seperti Iran atau Hizbullah.

Israel menjelaskan kepada semua pihak bahwa mereka mengharapkan perjanjian gencatan senjata tahun 1974 dipertahankan dan zona demiliterisasi dipertahankan bebas dari kekuatan militer dan persenjataan berat.

Garis umumnya adalah bahwa tidak akan ada kompromi ketika datang untuk mempertahankan perjanjian gencatan senjata, dan Israel mengharapkan perjanjian itu dipertahankan seperti yang telah berlangsung bertahun-tahun sejak ditandatangani seperti dikutip dari Haaretz, Minggu (1/7/2018).

Israel telah menyampaikan posisinya melalui Amerika Serikat dan Rusia, untuk mempertahankan kepentingan Israel selama pertempuran.

Israel juga memantau situasi untuk menentukan pasukan mana yang bekerja untuk rezim Suriah.

Bahkan sekarang, IDF harus menghadapi implikasi yang timbul dari pertempuran, seperti pengungsi yang meninggalkan pusat populasi dalam ketakutan akan kehidupan mereka. Pada Jumat malam, IDF merawat enam warga Suriah dengan korban luka berat, empat di antaranya adalah anak-anak kecil. Menurut IDF, laporan Suriah menunjukkan bahwa keluarga anak-anak yang terluka semuanya tewas dalam pemboman, dan anak-anak dilarikan ke tempat perawatan di Rambam Medical Centre, Haifa, dan Rumah Sakit Galilea Barat, Nahariya.

Selama akhir pekan, Israel mengirim bantuan kemanusiaan ke tenda-tenda pengungsi di dataran tinggi Golan, termasuk 300 tenda, 13 ton makanan, 15 ton susu formula, tiga palet peralatan medis dan obat-obatan, serta 30 ton pakaian dan sepatu.
(ian)
Berita Terkait
Dua Warga Sipil Tewas...
Dua Warga Sipil Tewas dalam Serangan Udara Israel di Suriah
Tank Israel Gempur Provinsi...
Tank Israel Gempur Provinsi Quneitra di Suriah
Dahsyatnya Serangan...
Dahsyatnya Serangan Udara Israel di Suriah, 57 Orang Tewas
Suriah Desak PBB Ambil...
Suriah Desak PBB Ambil Langkah Tegas Terkait Serangan Udara Israel
3 Ancaman Zionis ke...
3 Ancaman Zionis ke HTS di Suriah, Salah Satunya Jangan Dekati Perbatasan Israel
Israel Gempur Suriah,...
Israel Gempur Suriah, 2 Orang Tewas di Damaskus
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
15 menit yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
1 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
1 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
2 jam yang lalu
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
2 jam yang lalu
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
3 jam yang lalu
Infografis
10 Alasan Dunia Cenderung...
10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved