Trump: Tim AS Berada di Korut untuk Pembicaraan Soal KTT
Senin, 28 Mei 2018 - 06:06 WIB
Trump: Tim AS Berada di Korut untuk Pembicaraan Soal KTT
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump mengatakan tim AS telah tiba di Korea Utara (Korut) untuk mempersiapkan konferensi tingkat tinggi (KTT) yang diusulkan antara dirinya dan Kim Jong-un. Trump sebelumnya sempat membatalkan rencana pertemuan ini sebelum mempertimbangkannya kembali.
Sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS mengatakan para pejabat AS dan Korut telah bertemu di Panmunjom, sebuah desa di Zona Demiliterisasi (DMZ) yang membentang di sepanjang perbatasan bersenjata antara Korea Utara dan Korea Selatan.
"Tim Amerika Serikat kami telah tiba di Korea Utara untuk mengatur KTT antara Kim Jong Un dan saya sendiri," tulis Trump di Twitter, dalam konfirmasi pertama Washington bahwa para pejabat AS telah memasuki Korut untuk melakukan pembicaraan.
“Saya benar-benar percaya bahwa Korea Utara memiliki potensi cemerlang dan akan menjadi Negara ekonomi dan keuangan yang besar suatu hari nanti. Kim Jong-un setuju dengan saya tentang ini. Itu akan terjadi!" Trump menambahkan seperti dikutip dari Reuters, Senin (28/5/2018).
Departemen Luar Negeri AS sebelumnya mengatakan bahwa sejumlah pejabat AS bertemu dengan para pejabat Korut di desa perbatasan negara itu dengan Korea Selatan (Korsel).
"Sebuah delegasi AS sedang dalam pembicaraan yang sedang berlangsung dengan pejabat Korea Utara di Panmunjom," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Heather Nauert, mengacu pada sebuah desa di Zona Demiliterisasi (DMZ) yang membentang di sepanjang perbatasan bersenjata antara Korut dan Korsel.
"Kami terus mempersiapkan pertemuan antara Presiden dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un," katanya dalam sebuah pernyataan.
Seorang pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa Sung Kim memimpin delegasi Amerika untuk bertemu dengan pejabat Korut di perbatasan. Sung Kim adalah mantan duta besar AS untuk Korea Selatan. Selain itu pejabat Pentagon, Randall Schriver, juga menjadi bagian dari tim AS.
The Washington Post yang pertama kali melaporkan bahwa tim, yang juga termasuk Allison Hooker ahli Korea di Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, bertemu dengan Choe Son-hui, wakil menteri luar negeri Korea Utara.
Washington Post mengatakan pembicaraan di perbatasan akan dilanjutkan pada hari Senin dan Selasa di Tongilgak, gedung Utara diPanmunjom, di mana gencatan senjata menangguhkan Perang Korea 1950-53 ditandatangani.
Selain pembicaraan di perbatasan, juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan tim pendahulu telah berangkat ke Singapura pada Minggu pagi untuk bekerja mempersiapkan logistik untuk kemungkinan KTT.
Sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS mengatakan para pejabat AS dan Korut telah bertemu di Panmunjom, sebuah desa di Zona Demiliterisasi (DMZ) yang membentang di sepanjang perbatasan bersenjata antara Korea Utara dan Korea Selatan.
"Tim Amerika Serikat kami telah tiba di Korea Utara untuk mengatur KTT antara Kim Jong Un dan saya sendiri," tulis Trump di Twitter, dalam konfirmasi pertama Washington bahwa para pejabat AS telah memasuki Korut untuk melakukan pembicaraan.
“Saya benar-benar percaya bahwa Korea Utara memiliki potensi cemerlang dan akan menjadi Negara ekonomi dan keuangan yang besar suatu hari nanti. Kim Jong-un setuju dengan saya tentang ini. Itu akan terjadi!" Trump menambahkan seperti dikutip dari Reuters, Senin (28/5/2018).
Departemen Luar Negeri AS sebelumnya mengatakan bahwa sejumlah pejabat AS bertemu dengan para pejabat Korut di desa perbatasan negara itu dengan Korea Selatan (Korsel).
"Sebuah delegasi AS sedang dalam pembicaraan yang sedang berlangsung dengan pejabat Korea Utara di Panmunjom," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Heather Nauert, mengacu pada sebuah desa di Zona Demiliterisasi (DMZ) yang membentang di sepanjang perbatasan bersenjata antara Korut dan Korsel.
"Kami terus mempersiapkan pertemuan antara Presiden dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un," katanya dalam sebuah pernyataan.
Seorang pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa Sung Kim memimpin delegasi Amerika untuk bertemu dengan pejabat Korut di perbatasan. Sung Kim adalah mantan duta besar AS untuk Korea Selatan. Selain itu pejabat Pentagon, Randall Schriver, juga menjadi bagian dari tim AS.
The Washington Post yang pertama kali melaporkan bahwa tim, yang juga termasuk Allison Hooker ahli Korea di Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, bertemu dengan Choe Son-hui, wakil menteri luar negeri Korea Utara.
Washington Post mengatakan pembicaraan di perbatasan akan dilanjutkan pada hari Senin dan Selasa di Tongilgak, gedung Utara diPanmunjom, di mana gencatan senjata menangguhkan Perang Korea 1950-53 ditandatangani.
Selain pembicaraan di perbatasan, juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan tim pendahulu telah berangkat ke Singapura pada Minggu pagi untuk bekerja mempersiapkan logistik untuk kemungkinan KTT.
(ian)