Lagi, Arab Saudi Ancam Bakal Membuat Bom Nuklir

Kamis, 10 Mei 2018 - 08:36 WIB
Lagi, Arab Saudi Ancam...
Lagi, Arab Saudi Ancam Bakal Membuat Bom Nuklir
A A A
WASHINGTON - Arab Saudi kembali mengancam akan membuat bom nuklir. Hal itu dilakukan jika Iran memulai kembali program senjata nuklirnya.

Ancaman ini disampaikan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir kepada Wolf Blitzer dari CNN pada hari Rabu waktu Washington. Pernyataan al-Jubeir muncul setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memutuskan menarik AS dari kesepakatan nuklir tahun 2015.

"Kami akan membuatnya sangat jelas bahwa jika kami memperoleh kemampuan nuklir, kami akan melakukan segala yang kami bisa, untuk melakukan hal yang sama," katanya.

Ancaman Riyadh untuk membuat senjata nuklir bukan sekali ini saja. Beberapa pejabat tinggi negara itu, termasuk Putra Mahkota Mohammed bin Salman, pernah melontarkan ambisi serupa beberapa waktu lalu.

Diminta untuk mengklarifikasi apakah Kerajaan Saudi akan bekerja untuk mendapatkan kemampuan nuklirnya sendiri, al-Jubeir berkata, "Itu yang kami maksud."

Dia juga memuji pengumuman Presiden Trump soal penarikan diri AS dari kesepakatan nuklir Iran. "Kami percaya kesepakatan nuklir itu cacat," kata al-Jubeir. "Kami percaya kesepakatan itu tidak berurusan dengan program rudal balistik Iran atau tidak berurusan dengan dukungan Iran untuk terorisme," ujarnya, yang dilansir Kamis (10/5/2018).

Sekutu AS lainnya, Israel, juga senang dengan keputusan Trump. Namun, langkah Trump ini dinilai bisa memicu perlombaan senjata nuklir di Timur Tengah, terutama antara Riyadh dan Teheran.

"Selama Iran terkendala dan diperiksa secara ketat, Saudi bisa menyingkirkan ambisi nuklir mereka," kata Mark Fitzpatrick, direktur eksekutif cabang Amerika untuk International Institute for Strategic Studies.

"Sekarang perhitungan mereka berubah. Penolakan Trump terhadap solusi diplomatik terhadap krisis nuklir Iran merusak diplomasi multilateral dan dasar-dasar dari tatanan nuklir. Terbukti telah sia-sia," ujarnya.

Selama kunjungan ke Washington beberapa waktu lalu, Pangeran Mohammed bin Salman mengatakan kepada CBS bahwa pihaknya menginginkan program pengayaan uranium, sebuah langkah dalam produksi senjata nuklir.

"Arab Saudi tidak ingin mendapatkan bom nuklir, tetapi tanpa keraguan, jika Iran mengembangkan bom nuklir, kami akan segera mengikutinya," katanya.
(mas)
Berita Terkait
AS Kembali ke JCPOA,...
AS Kembali ke JCPOA, Pangeran Saudi: Jangan Ulangi Kesalahan yang Sama
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Iran Tuding Arab Saudi...
Iran Tuding Arab Saudi Punya Rencana Nuklir Rahasia
Dulu Menentang, Sekarang...
Dulu Menentang, Sekarang Arab Saudi Dukung Kesepakatan Nuklir Iran-AS, Mengapa?
Iran Ajukan Usaha Nuklir...
Iran Ajukan Usaha Nuklir Patungan dengan AS dan Negara-negara Arab
Produksi Logam Uranium,...
Produksi Logam Uranium, Arab Saudi: Aktivitas Nuklir Iran Mengkhawatirkan
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
1 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
2 jam yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
6 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
7 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
8 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
9 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved