Khamenei kepada Trump: Anda Telah Membuat Kesalahan

Kamis, 10 Mei 2018 - 02:42 WIB
Khamenei kepada Trump:...
Khamenei kepada Trump: Anda Telah Membuat Kesalahan
A A A
TEHERAN - Pemimpin Spiritual Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah membuat kesalahan dalam keputusannya mencabut perjanjian nuklir internasional. Hal itu diungkapkan Khamenei dalam pidato yang ditujukan langsung kepada orang nomor satu AS itu.

"Saya katakan dari hari pertama: jangan percaya Amerika," kata Khamenei seperti disitat dari BBC, Kamis (10/5/2018).

Ia pun lantas mendesak pemerintah Iran untuk mendapatkan jaminan dari kekuatan Eropa sebelum menyetujui untuk melanjutkan kesepakatan.

Kesepakatan nuklir 2015 membatasi kegiatan nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi PBB, AS dan Uni Eropa. Kesepakatan itu ditandatangani oleh pendahulu Trump, Barack Obama, bersama Iran dan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB - AS, Inggris, Prancis, Cina dan Rusia - plus Jerman.

Tetapi Trump, yang telah lama menentang kesepakatan itu, mengatakan pada Selasa bahwa "ada cacat pada inti kesepakatan" dan AS akan menarik diri, dan memberlakukan kembali sanksi ekonomi.

Penandatangan lain perjanjian itu mengatakan mereka masih berkomitmen dan ingin melanjutkan.

Presiden Perancis Emmanuel Macron juga menyebut keputusan AS sebagai kesalahan. Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson mengatakan Inggris tidak berniat mundur, dan Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan negaranya akan melakukan segalanya agar Iran mematuhi kewajibannya di masa depan.

Presiden Iran Hassan Rouhani, yang dianggap sebagai reformis moderat dan di bawah kepemimpinannya perjanjian 2015 ditandatangani, telah mengindikasikan ia akan mencoba untuk menyelamatkannya.

Ia mengatakan negaranya sedang mempersiapkan untuk memulai kembali pengayaan uranium jika kesepakatan itu gagal, tetapi juga mengatakan: "Jika kami mencapai tujuan kesepakatan dalam kerjasama dengan anggota lain dari kesepakatan, itu akan tetap di tempat."

Tetapi Khamenei, penguasa tertinggi di negara itu, skeptis, mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi bahwa dia tidak mempercayai Inggris, Prancis atau Jerman, dan membutuhkan jaminan sebelum melanjutkan kesepakatan nuklir.

"Kami mendengar bahwa Anda ingin melanjutkan kesepakatan nuklir dengan tiga negara Eropa. Saya tidak memiliki keyakinan terhadap ketiga negara ini," kata Khemeni merujuk pada pemerintah Iran.

"Jika Anda ingin membuat kesepakatan, dapatkan jaminan nyata, kalau tidak besok mereka akan melakukan hal yang sama seperti Amerika Serikat," cetusnya.

"Kata-kata mereka tidak memiliki nilai," ujarnya tentang para pemimpin asing.

"Hari ini mereka mengatakan satu hal dan besok yang lain. Mereka tidak mempunyai malu," sambungnya.

Sementara itu, Trump memperingatkan Iran tentang "konsekuensi berat" yang tak ditentukan jika memulai kembali program nuklirnya.

Trump mengatakan ia berharap Iran akan bersedia untuk menegosiasikan kesepakatan baru, sembari menambahkan: "Saya akan menyarankan kepada Iran agar tidak memulai program nuklir mereka. Saya akan menyarankan mereka sangat kuat. Jika mereka melakukannya akan ada konsekuensi yang sangat parah," ujar Trump.
(ian)
Berita Terkait
Menlu Iran Tantang Trump...
Menlu Iran Tantang Trump Kembali ke Kesepakatan Nuklir 2015
Trump Surati Iran, Beri...
Trump Surati Iran, Beri Ultimatum 2 Bulan untuk Kesepakatan Nuklir Baru
Jelang Lengser, Donald...
Jelang Lengser, Donald Trump Ingin Serang Situs Nuklir Utama Iran
Oman bisa Jadi Penengah...
Oman bisa Jadi Penengah Perundingan Nuklir Baru Iran dan AS
Proposal Nuklir Trump...
Proposal Nuklir Trump Izinkan Iran Memperkaya Uranium
Trump Peringatkan Iran...
Trump Peringatkan Iran Jangan Main-main dengan AS!
Berita Terkini
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
53 menit yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
2 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
5 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
9 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
10 jam yang lalu
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved