Kissinger: AS Kembali ke JCPOA Iran Picu Lomba Senjata Nuklir Timur Tengah

Selasa, 12 Januari 2021 - 08:51 WIB
loading...
Kissinger: AS Kembali...
Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Henry Kissinger. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Henry Kissinger mengatakan pemerintah Amerika yang baru seharusnya tidak kembali ke kesepakatan nuklir Iran . Alasannya, kata dia, dapat memicu perlombaan senjata di Timur Tengah.

Pendapat Kissinger disampaikan hari Senin di konferensi online Jewish People Policy Institute (JPPI). (Baca: Turki Menghukum Ustad Selebriti Harun Yahya 1.075 Tahun Penjara )

Dia mengkritik kesepakatan nuklir 2015 antara Iran dan enam kekuatan dunia (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China) yang nama resminya adalah Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA). Kesepakatan ini mengamanatkan Iran untuk mengekang program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi internasional.

Presiden Donald Trump menarik AS keluar dari JCPOA pada 2018 dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran. Langkah Trump ini telah memicu kemarahan Teheran.

“Kita seharusnya tidak membodohi diri kita sendiri,” kata Kissinger, seorang diplomat, konsultan dan penulis berusia 97 tahun.

"Saya tidak percaya bahwa semangat (kesepakatan Iran), dengan batas waktu dan begitu banyak klausul pelarian, akan melakukan apa pun selain membawa senjata nuklir ke seluruh Timur Tengah dan karenanya menciptakan situasi ketegangan laten yang lebih cepat atau nanti akan keluar," ujarnya, seperti dikutip dari Jerusalem Post, Selasa (12/1/2021). (Baca: Massa Pro-Trump Siapkan Pemberontakan Besar-besaran Jelang Pelantikan Biden )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Tragis! 5 Orang Sekeluarga...
Tragis! 5 Orang Sekeluarga Tewas Disambar Petir
Rekomendasi
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved