Assad Ngantor Tak Lama usai Suriah Digempur AS, Inggris dan Prancis
Sabtu, 14 April 2018 - 15:05 WIB
Assad Ngantor Tak Lama usai Suriah Digempur AS, Inggris dan Prancis
A
A
A
DAMASKUS - Kantor Kepresidenan Suriah mem-posting sebuah video yang menunjukkan Presiden Bashar al-Assad tiba untuk bekerja di kantornya pada Sabtu (14/4/2018) pagi. Assad ngantor tak selama setelah beberapa wilayah di Damaskus dan Homs diserang sekitar 100 rudal jelajah oleh Amerika Serikat (AS), Inggris dan Prancis.
"Sebuah pagi yang tangguh" bunyi keterangan dari video yang diunggah kantor Kepresidenan Suriah di Telegram, seperti dikutip Reuters. Video tersebut berdurasi sekitar 8 detik.
Dalam video itu, Assad mengenakan setelan jas dan dasi serta membawa koper. Dia berjalan memasuki pintu masuk berlantai marmer. Sang presiden tidak berkomentar apa pun dalam video singkat tersebut.
Sebelumnya, Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa dia memerintahkan militer AS untuk meluncurkan serangan presisi terhadap Suriah. Menurutnya, operasi militer sedang berlangsung bersama Inggris dan Prancis.
"Beberapa waktu yang lalu, saya memerintahkan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat untuk meluncurkan serangan presisi pada target yang terkait dengan kemampuan senjata kimia diktator Suriah Bashar al-Assad," kata Trump.
"Operasi gabungan dengan Angkatan Bersenjata Prancis dan Inggris sekarang sedang berlangsung," kata Trump lagi.
Trump mengatakan bahwa pembantaian pada akhir pekan lalu di Douma, Suriah adalah eskalasi signifikan dalam pola penggunaan senjata kimia oleh rezim yang sangat mengerikan.
"Serangan jahat dan keji meninggalkan ibu dan ayah, bayi dan anak-anak meronta-ronta kesakitan dan terengah-engah. Ini bukan tindakan seorang pria," kata Trump, mengacu pada Assad. "Itu adalah kejahatan monster," ujarnya.
"Sebuah pagi yang tangguh" bunyi keterangan dari video yang diunggah kantor Kepresidenan Suriah di Telegram, seperti dikutip Reuters. Video tersebut berdurasi sekitar 8 detik.
Dalam video itu, Assad mengenakan setelan jas dan dasi serta membawa koper. Dia berjalan memasuki pintu masuk berlantai marmer. Sang presiden tidak berkomentar apa pun dalam video singkat tersebut.
Sebelumnya, Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa dia memerintahkan militer AS untuk meluncurkan serangan presisi terhadap Suriah. Menurutnya, operasi militer sedang berlangsung bersama Inggris dan Prancis.
"Beberapa waktu yang lalu, saya memerintahkan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat untuk meluncurkan serangan presisi pada target yang terkait dengan kemampuan senjata kimia diktator Suriah Bashar al-Assad," kata Trump.
"Operasi gabungan dengan Angkatan Bersenjata Prancis dan Inggris sekarang sedang berlangsung," kata Trump lagi.
Trump mengatakan bahwa pembantaian pada akhir pekan lalu di Douma, Suriah adalah eskalasi signifikan dalam pola penggunaan senjata kimia oleh rezim yang sangat mengerikan.
"Serangan jahat dan keji meninggalkan ibu dan ayah, bayi dan anak-anak meronta-ronta kesakitan dan terengah-engah. Ini bukan tindakan seorang pria," kata Trump, mengacu pada Assad. "Itu adalah kejahatan monster," ujarnya.
(mas)