Negara-negara yang Diancam Rusia Tidak Akan Dikirim Gas Alam Lagi

Selasa, 05 April 2022 - 16:15 WIB
loading...
Negara-negara yang Diancam...
Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani pipa gas. Foto/daily news egypt
A A A
MOSKOW - Pada Februari lalu, Rusia melancarkan invasi militer kepada Ukraina. Akibatnya, selain mendapat kecaman internasional, Rusia juga menghadapi berbagai sanksi dari negara lain.

Tak tinggal diam, Rusia balik memberikan sanksi ke sejumlah negara. Salah satunya, Rusia mengancam tidak akan menjual gas alam kepada negara-negara yang tidak bersahabat dengan Rusia apabila pembayarannya tidak menggunakan rubel atau mata uang Rusia.

Seperti diketahui bahwa negara-negara Eropa sangat bergantung pada gas alam Rusia sebagai pemanas dan pembangkit listrik. Berikut daftar negara yang diancam tidak akan dikirim gas alam oleh Rusia.

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat merupakan salah satu negara yang mengecam keras tindakan Rusia dengan membuat sejumlah sanksi. Hal itu kemudian membuat hubungan antara Rusia dan Amerika Serikat memanas.

Sebelum Rusia mengumumkan penggunaan rubel sebagai alat tranksaksi pembelian gas alam, Amerika Serikat sudah mempertimbangkan larangan impor bagi minyak dan gas Rusia.

Diketahui, AS pada tahun 2021 mengimpor rata-rata lebih dari 20,4 juta barel minyak mentah dan produk olahan per bulan. Angka ini sekitar 8% dari impor bahan bakar cair AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved