Sekjen PBB: Perang Dingin Telah Kembali

Sabtu, 14 April 2018 - 03:39 WIB
Sekjen PBB: Perang Dingin...
Sekjen PBB: Perang Dingin Telah Kembali
A A A
NEW YORK - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB memperingatkan Dewan Keamanan bahwa ketegangan di Timur Tengah menimbulkan ancaman bagi perdamaian global. Ia pun menyerukan kepada pihak-pihak yang terlibat untuk mencegah eskalasi militer yang menjulang di Suriah.

Antonio Guterres mengatakan banyak konflik di Timur Tengah telah menjerumuskan kawasan itu ke dalam kekacauan yang mengancam perdamaian dan keamanan. Ini termasuk tidak hanya yang regional, seperti pembagian Syiah-Sunni atau konflik Arab-Palestina, tetapi juga konfrontasi antara Rusia dan Barat.

"Perang Dingin kembali dengan pembalasan dendam, tetapi dengan perbedaan," katanya pada pembukaan rapat Dewan Keamanan PBB.

"Mekanisme dan pengamanan untuk mengelola risiko eskalasi yang ada di masa lalu tampaknya tidak lagi hadir," imbuhnya seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (14/4/2018).

Menurut Guterres ada banyak poin kekerasan dan ketegangan di Timur Tengah. Namun situasi di Suriah menimbulkan ancaman paling serius bagi perdamaian dan keamanan internasional.

"Di Suriah, kami melihat konfrontasi dan perang proksi yang melibatkan beberapa tentara nasional, sejumlah kelompok oposisi bersenjata, banyak milisi nasional dan internasional, pejuang asing dari mana-mana di dunia, dan berbagai organisasi teroris," tutur Guterres.

"Selama delapan tahun yang panjang, rakyat Suriah telah mengalami penderitaan di atas penderitaan," imbuhnya.

Guterres menyesalkan kegagalan DK PBB minggu ini untuk mengeluarkan mandat untuk menyelidiki laporan penggunaan senjata kimia di Suriah. Ia pun menawarkan dukungannya untuk pemeriksaan terbatas oleh OPCW yang saat ini sedang berjalan di Douma.

Pria asal Portugal ini pun meminta anggota DK PBB untuk mengatasi perbedaan mereka dan mulai bertindak sesuai dengan posisinya.

"Meningkatkan ketegangan dan ketidakmampuan untuk mencapai kompromi dalam pembentukan sebuah mekanisme akuntabilitas mengancam mengarahkan eskalasi pada militer penuh," ia memperingatkan.

"Dalam kontak saya dengan Anda - terutama dengan Anggota Tetap Dewan Keamanan - saya telah mengulangi kekhawatiran saya yang mendalam tentang risiko kebuntuan saat ini dan menekankan perlunya untuk menghindari situasi yang terjadi di luar kendali," cetusnya.

Amerika Serikat (AS) dan sekutunya sedang mempertimbangkan meluncurkan serangan rudal terhadap Suriah setelah serangan bahan kimia yang dicurigai, tindakan yang Rusia - yang pasukannya ada di sana mendukung pemerintah - mengatakan akan mengambil risiko memulai perang.

Rusia sendiri menuduh Inggris sebagai pihak yang memalsukan dugaan serangan kimia tersebut, sebuah tuduhan yang dianggap Inggris sebagai "kebohongan yang luar biasa".
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Rusia ingin PBB Menekan...
Rusia ingin PBB Menekan Amerika Serikat dalam Masalah Ini
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Berita Terkini
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
9 menit yang lalu
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
48 menit yang lalu
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
1 jam yang lalu
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
2 jam yang lalu
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
2 jam yang lalu
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
3 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved