Raja Saudi Dukung Palestina usai Putranya Bela Hak Israel

Rabu, 04 April 2018 - 01:11 WIB
Raja Saudi Dukung Palestina...
Raja Saudi Dukung Palestina usai Putranya Bela Hak Israel
A A A
RIYADH - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud menegaskan kembali dukungan negaranya untuk Palestina saat bicara dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melalui telepon. Pernyataan Raja Salman ini muncul setelah putranya, Pangeran Mohammed bin Salman membela hak orang-orang Israel untuk hidup damai di tanahnya.

"Raja menegaskan kembali posisi teguh kerajaan terhadap masalah Palestina dan hak sah rakyat Palestina untuk sebuah negara merdeka dengan Yerusalem sebagai ibukotanya," bunyi pernyataan Kerajaan Arab Saudi yang dilansir kantor berita Saudi Press Agency (SPA).

Selama percakapan telepon dengan Trump, Raja Salman menekankan perlunya untuk memajukan proses perdamaian Timur Tengah setelah para sniper Israel membunuh belasan demonstran Palestina di Gaza.

Arab Saudi dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik secara resmi, namun para pejabat Tel Aviv kerap blakblakan bahwa kedua negara menjalin kerja sama rahasia atau klandestin. Kedua negara juga sama-sama menganggap Iran sebagai ancaman utama.

Baca: Putra Mahkota Saudi Bilang Orang Israel Berhak Hidup di Tanahnya

Seperti diberitakan sebelumnya, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) mengakui hak orang-orang Israel untuk hidup damai di tanah mereka sendiri. Dia juga membuka peluang Riyadh menjalin hubungan diplomatik dengan negara Yahudi itu di masa depan.

Pernyataan calon raja Saudi ini muncul dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada Senin di majalah Amerika Serikat (AS) The Atlantic.

Menurut Pangeran Mohammed, orang Israel memiliki hak yang sama dengan orang Palestina, yakni hidup di tanah leluhurnya. "Saya yakin orang Palestina dan Israel memiliki hak untuk memiliki tanah mereka sendiri," ujarnya.

Terkait peluang Saudi menjalin hubungan diplomatik dengan Israel, putra Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud ini mengajukan prasyarat. Prasyarat yang dia maksud adalah perjanjian damai Israel dan Palestina."Tetapi kita harus memiliki perjanjian damai untuk menjamin stabilitas bagi semua orang dan memiliki hubungan normal," ujarnya.

Pangeran Mohammed tetap mempertahankan kebijakan Riyadh selama bertahun-tahun soal syarat normalisasi hubungan Saudi dengan Israel. Normalisasi hubungan bergantung pada penarikan Israel dari tanah Arab yang direbut dalam perang Timur Tengah 1967 dan mewujudkan Palestina mencari negara masa depannya.

"Kami memiliki keprihatinan agama tentang nasib masjid suci di Yerusalem dan tentang hak-hak rakyat Palestina. Ini yang kami miliki. Kami tidak memiliki keberatan terhadap orang lain," kata Pangeran Mohammed yang mengunjungi Amerika Serikat untuk menghidupkan investasi dan dukungan atas usahanya untuk mengendalikan pengaruh Iran.

Peningkatan ketegangan antara Teheran dan Riyadh telah memicu spekulasi bahwa kepentingan bersama dapat mendorong Arab Saudi dan Israel untuk bekerja sama melawan Iran yang mereka lihat sebagai ancaman bersama.

"Ada banyak kepentingan yang kami bagi dengan Israel dan jika ada perdamaian, akan ada banyak kepentingan antara Israel dan negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk," imbuh Pangeran Mohammed.
(mas)
Berita Terkait
Sedang Berseteru Hebat,...
Sedang Berseteru Hebat, Iran dan AS Gunakan Arab Saudi untuk Bertukar Pesan
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
AS: Belum Ada Kesepakatan...
AS: Belum Ada Kesepakatan Normalisasi Israel-Arab Saudi
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Pompeo Sebut Syarat...
Pompeo Sebut Syarat Arab Saudi untuk Normalisasi Hubungan dengan Israel
4 Negara yang Sedang...
4 Negara yang Sedang Perang Proksi Lawan Iran dan 5 Titik Konflik
Berita Terkini
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
56 menit yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
1 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
2 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
3 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
4 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
4 jam yang lalu
Infografis
Kucing Caracal Serang...
Kucing Caracal Serang Tentara Israel, Dipuji Lebih Membela Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved