Inggris Desak Rusia dan Suriah Laksanakan Gencatan Senjata

Selasa, 06 Maret 2018 - 16:28 WIB
Inggris Desak Rusia...
Inggris Desak Rusia dan Suriah Laksanakan Gencatan Senjata
A A A
LONDON - Menteri Luar Negeri Inggris, Boris Johnson, telah meminta Rusia dan rezim Bashar al-Assad untuk sepenuhnya melaksanakan gencatan senjata di Ghouta timur. Sebelumnya, PBB telah menyepakati gencatan senjata di Suriah pada akhir bulan lalu.

"Saya sangat prihatin dengan kampanye militer yang terus berlanjut terhadap warga sipil Ghouta Timur dan laporan yang dapat dipercaya bahwa pesawat Rusia secara aktif berpartisipasi di samping rezim Assad, bertentangan dengan permintaan Dewan Keamanan di UNSCR 2401 untuk gencatan senjata 30 hari di Suriah. Daerah yang menderita pemboman adalah daerah berpenduduk sipil," kata Johnson dalam siaran persnya.

"Ada laporan korban tewas lebih dari 600 warga sipil dalam dua minggu terakhir, termasuk 200 serangan udara dan lebih dari 100 orang tewas sejak Rusia memilih untuk mendukung gencatan senjata. Semua ini di daerah yang, jangan sampai kita lupa, Rusia sendiri mengumumkan sebagai zona de-eskalasi. Setelah memilih UNSCR 2401 kurang dari seminggu yang lalu, Rusia memiliki tanggung jawab untuk memastikan pelaksanaan gencatan senjata," tambahnya seperti dikutip dari Anadolu, Selasa (6/3/2018).

Pada 24 Februari, Dewan Keamanan PBB mengadopsi sebuah resolusi yang menyerukan gencatan senjata 30 hari di Suriah tanpa penundaan.

Baca juga:
DK PBB Setujui Gencatan Senjata Suriah, AS dan Rusia Berseteru


Meski begitu, laporan terakhir menyatakan bahwa lebih dari 600 warga sipil telah tewas dalam dua minggu terakhir. Pasukan rezim Bashar al-Assad terua membombardir Ghouta Timur untuk merebutnya dari tangan pejuang Suriah.

Baca juga:
PBB: 600 Tewas dan 2.000 Luka di Ghouta Timur


Sekjen PBB Antonio Guterres menggambarkan situasi tersebut sebagai "neraka di bumi".

Sebuah daerah pinggiran timur Damaskus dan dengan populasi lebih dari 400 ribu, Ghouta berada di bawah pengepungan yang menghancurkan selama hampir lima tahun. Akses kemanusiaan ke daerah kantong itu juga telah terputus sepenuhnya.

"Orang-orang Ghouta Timur telah cukup lama bertahan, di antara janji-janji gencatan senjata dan jeda kemanusiaan yang rusak. Kami menuntut agar Rusia dan rezim Suriah segera menghentikan permusuhan dan memastikan pengiriman bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan ke Ghouta Timur dan evakuasi medis, seperti yang diminta oleh Dewan Hak Asasi Manusia PBB pagi ini dalam Resolusi yang diajukan oleh Inggris. Orang-orang Ghouta Timur tidak bisa menunggu lagi," tegas Johnson.

Suriah telah terlibat dalam perang sipil yang menghancurkan. Perang yang telah berlangsung 7 tahun ini telah membunuh lebih dari 500.000 warga sipil dan membuat lebih dari satu juta orang mengungsi.

Konflik tersebut dimulai saat sebuah demonstrasi oleh warga sipil yang menyerukan reformasi demokratis pecah seiring fenomena Arab Spring pada tahun 2011 lalu.
(ian)
Berita Terkait
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Pengadilan Inggris Tetapkan...
Pengadilan Inggris Tetapkan Shamima Begum Bisa Kembali dari Suriah
Assad Punya Rp1,1 Triliun...
Assad Punya Rp1,1 Triliun di Rekening Bank Inggris yang Dibekukan
Apakah Rusia Dukung...
Apakah Rusia Dukung Bashar al-Assad?
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Diburu Pasukan Pemerintah,...
Diburu Pasukan Pemerintah, Loyalis Bashar Al Assad Bersembunyi di Pangkalan Udara Rusia
Berita Terkini
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
45 menit yang lalu
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
2 jam yang lalu
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
3 jam yang lalu
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
4 jam yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
4 jam yang lalu
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved