Gembong Kartel Narkoba Paling Sadis di Meksiko Tertangkap

Sabtu, 10 Februari 2018 - 11:28 WIB
Gembong Kartel Narkoba...
Gembong Kartel Narkoba Paling Sadis di Meksiko Tertangkap
A A A
MEXICO CITY - Pihak berwenang Meksiko mengatakan seorang pemimpin kartel narkoba Zetas yang terkenal telah ditangkap di Mexico City. Jose Maria Guizar Valencia adalah sosok yang paling dicari oleh Amerika Serikat (AS). Pemerintah AS telah menawarkan hadiah sebesar USD5 juta untuk dirinya.

Jose Maria Guizar Valencia dikenal sebagai Z-43. Ia mempunya dua kewarganegaraan, AS-Meksiko, dan diperkirakan telah menjalankan operasi Zetas di wilayah tenggara.

Departemen luar negeri AS mengatakan Valencia bertanggung jawab untuk mengimpor ribuan kilogram kokain dan methamphetamine ke Paman Sam setiap tahunnya.

"Zetas telah membunuh sejumlah warga sipil Guatemala yang tak terhitung jumlahnya selama menguasai wilayah perbatasan Guatemalan dengan Meksiko secara sistematis selama beberapa tahun terakhir," bunyi keterangan yang di situs Departemen Luar Negeri AS seperti dikutip dari BBC, Sabtu (10/2/2018).

Gembong narkoba tersebut ditangkap di lingkunan kota Roma, Mexico City, yang dikenal dengan bar dan restorannya yang mewah.

"Ia ditangkap tanpa menggunakan kekuatan," kata kepala Komisi Keamanan Nasional, Renato Sales, dalam sebuah konferensi pers pada hari Jumat, saat berita tersebut dikonfirmasi.

Valencia kini sekarang akan menghadapi ekstradisi ke AS, mengenai penyelundupan narkoba dan tuduhan pencucian uang.

Pada tahun 2012, Zetas dianggap sebagai geng narkoba terbesar di Meksiko. Namun, mereka telah kehilangan wilayahnya dalam beberapa tahun terakhir, seperti yang lainnya, terutama dari Jalisco New Generation, yang telah berkembang dan mengambil wilayah timur laut yang sebelumnya dikuasai mereka.

Selain itu penangkapan pemimpin lain juga telah melemahkan kelompok tersebut, dan menyebabkan perpecahan internal.

Kelompok tersebut, yang berasal dari Kartel di Teluk, didirikan oleh anggota militer dan polisi yang korup.

Tahun lalu adalah tahun yang paling penuh kekerasan di Meksiko, dengan lebih dari 25.000 pembunuhan. Kejahatan terorganisir dianggap penyumbang hampir tiga perempat dari kematian tersebut.

Joaquín "El Chapo" Guzmán, pemimpin kartel Sinaloa, diekstradisi ke AS Januari lalu, setelah dua kali membobol penjara Meksiko.

Awal pekan ini, seorang hakim New York mengatakan bahwa anggota juri akan tetap anonim untuk melindungi identitas mereka dari kemungkinan aksi balasan oleh geng yang sangat sadis itu. Persidangan Guzmán sendiri akan dimulai pada bulan September nanti.
(ian)
Berita Terkait
Gempa Berkekuatan Magnitudo...
Gempa Berkekuatan Magnitudo 7,6 Mengguncang Pantai Pasifik Meksiko
Presiden Meksiko Ingin...
Presiden Meksiko Ingin Segera Selesaikan Penjualan Jet Mewah
Presiden Meksiko Segera...
Presiden Meksiko Segera Undi Lotere Berhadiah Pesawat Mewah
Puluhan Kerangka Mammoth...
Puluhan Kerangka Mammoth Ditemukan di Mexico City
Meksiko Mau Tukar Pesawat...
Meksiko Mau Tukar Pesawat Kepresidenan dengan Alat Medis
Aktris Meksiko Ditembak...
Aktris Meksiko Ditembak Mati Saat Menunggu Putranya Main Bola
Berita Terkini
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
22 menit yang lalu
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
1 jam yang lalu
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
2 jam yang lalu
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
3 jam yang lalu
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
4 jam yang lalu
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved