Ketika Saudi dan Iran Bersatu Lawan AS di PBB....

Jum'at, 22 Desember 2017 - 12:01 WIB
Ketika Saudi dan Iran...
Ketika Saudi dan Iran Bersatu Lawan AS di PBB....
A A A
NEW YORK - Arab Saudi dan Iran yang sedang berseteru terbukti satu suara melawan Amerika Serikat (AS) dalam voting status Yerusalem di Majelis Umum PBB. Keduanya menjadi bagian dari 128 negara yang mendukung resolusi pembatalan pengakuan AS atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Dalam voting, 128 negara menentang AS dengan mendukung resolusi pembatalan status Yerusalem Ibu Kota Israel. Sembilan, termasuk AS dan Israel, menolak resolusi. Kemudian, 35 negara memilih abstain dan 21 negara lainnya absen.

Iran dari awal sudah tegas membela Palestina untuk menolak status kota suci itu sebagai Ibu Kota Israel. Setidaknya, itu dibuktikan Teheran saat KTT Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Istanbul, di mana Presiden Hassan Rouhani hadir.

Pemandangan berbeda ditampilkan Arab Saudi. Kedekatan Riyadh dan Washington telah memicu kegelisahan para tetangga Saudi, terutama dari pihak Yordania. Anggota parlemen Yordania, Wafa Bani Mustafa, pernah mengungkap bahwa negaranya ditekan negara-negara Arab, terutama Arab Saudi, untuk menerima pengakuan AS atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Tapi, tudingan itu disangkal Riyadh.

Menjelang voting di Majelis Umum PBB, Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Arab Saudi menegaskan dukungannya untuk rakyat Palestina yang disampaikan kepada Presiden Mahmoud Abbas. Dukungan itu akhirnya dibuktikan dalam voting di Majelis Umum PBB semalam (21/12/2017) WIB.

Indonesia dan Turki yang selama ini vokal membela Palestina juga membuktikan komitmennya dalam voting tersebut.

“Trump, Anda tidak bisa membeli kehendak demokratis Turki dengan dolar Anda. Dolar akan kembali, tapi kehendak Anda tidak akan pernah terjual,” kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif menyambut “kemenangan” kubu penentang AS dalam voting tersebut.

”Teriakan global ‘NO to Trump’ yang mengancam intimidasi di PBB,” tulis Zarif di Twitter.

Juru Bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rdainah, menyebut voting di Majelis Umum PBB tersebut sebagai kemenangan untuk negaranya.

”Pemungutan suara adalah kemenangan bagi Palestina. Kami akan melanjutkan usaha kami di PBB dan di semua forum internasional untuk mengakhiri pendudukan ini dan untuk membangun negara Palestina kami dengan Yerusalem Timur (sebagai ibu kota),” katanya, seperti dikutip Reuters, Jumat (22/12/2017).
(mas)
Berita Terkait
Pompeo Sebut Syarat...
Pompeo Sebut Syarat Arab Saudi untuk Normalisasi Hubungan dengan Israel
4 Negara yang Sedang...
4 Negara yang Sedang Perang Proksi Lawan Iran dan 5 Titik Konflik
Saudi dan AS Dorong...
Saudi dan AS Dorong Perpanjangan Embargo Senjata PBB pada Iran
Teheran Kecam Laporan...
Teheran Kecam Laporan PBB Soal Persenjataan Asal Iran Dalam Serangan ke Saudi
Soal Serangan ke Fasilitas...
Soal Serangan ke Fasilitas Minyak Saudi, Iran Tolak Laporan PBB
Sedang Berseteru Hebat,...
Sedang Berseteru Hebat, Iran dan AS Gunakan Arab Saudi untuk Bertukar Pesan
Berita Terkini
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
46 menit yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
1 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
2 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
2 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
3 jam yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
4 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved