Tebar Teror, ISIS Ancam Serang Katedral Nasional Washington

Sabtu, 16 Desember 2017 - 15:00 WIB
Tebar Teror, ISIS Ancam...
Tebar Teror, ISIS Ancam Serang Katedral Nasional Washington
A A A
WASHINGTON - Kelompok ekstrimis ISIS mencoba menunjukkan kembali eksistensinya dengan kembali membuat ancaman serangan teror. Kelompok yang telah diberangus di Irak dan Suriah itu berniat menyerang gereja-gereja di Amerika Serikat (AS) pada perayaan natal nanti.

Ancaman itu dituangkan dalam sebuah poster. ISIS menargetkan gereja Katedral Nasional di Washington sebagai target serangan. Dalam posternya, terlihat seorang ekstrimis ISIS sedang memegang senapan berdiri diri di depan struktur Gothik di saluran media sosialnya, seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (16/12/2017).

Meski begitu, bunyi teks di poster tersebut agak membingungkan. "Tunggu kami: Kita akan bertemu saat Natal di New York."

Untuk diketahui, New York telah menjadi target dua percobaan serangan teror dalam beberapa bulan terakhir sementara Washington sejauh ini belum.

Terakhir, Akayed Ullah, pemuda kelahiran Bangladesh dan digambarkan sebagai lone wolf, mencoba untuk melakukan aksi bom bunuh diri di Time Square New York City.

"Saya melakukannya untuk negara Islam," kata Ullah kepada polisi, menurut dokumen pengadilan, setelah meledakkan sebuah bom pipa yang akhirnya melukainya sendiri dan tiga lainnya namun tidak mengakibatkan korban jiwa.

Pada tanggal 1 November, warga Uzbekistan Sayfullo Saipov, 29, membunuh delapan orang di Manhattan dengan menabrkkan truk pick-up Home Depot yang disewanya. Saipov meneriakkan "Allahu Akbar" sebelum mencoba bertahan atas luka tembak yang tidak mematikan dari petugas kepolisian New York.

Desember lalu, ISIS menerbitkan daftar ribuan tempat ibadah Kristen agar para teroris melakukan penyerangan. Kelompok jihad tersebut menyerukan agar perayaan Kristen damai diubah menjadi film horor berdarah dan untuk perayaan berdarah di Tahun Baru Kristen.

ISIS mengaku bertanggung jawab untuk menginspirasi sebuah serangan truk di sebuah pasar Natal di Breitscheidplatz, Berlin, yang menewaskan puluhan orang pada Desember lalu dan melukai sedikitnya 49 orang.
(ian)
Berita Terkait
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
Mengapa ISIS Tak Pernah...
Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Bunuh Sandera AS, Dua...
Bunuh Sandera AS, Dua Algojo ISIS Mengaku Tidak Bersalah
Mengapa AS dan Aliansinya...
Mengapa AS dan Aliansinya Gagal Membendung Kebangkitan ISIS di Timur Tengah?
Inggris Kirim Bukti...
Inggris Kirim Bukti Terkait Algojo ISIS 'The Beatles' ke AS
Anggota Grup Jagal ISIS...
Anggota Grup Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Akan Diekstradisi ke AS
Berita Terkini
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
44 menit yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
1 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
2 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
3 jam yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
4 jam yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
5 jam yang lalu
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved