Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?

Minggu, 24 Maret 2024 - 14:03 WIB
loading...
Mengapa ISIS Tak Pernah...
ISIS tidak pernah menyerang Israel dan AS. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - ISIS dikenal sebagai kelompok gerilyawan yang beroperasi di berbagai negara. Namun, ada satu pertanyaan yang penting, kenapa ISIS tidak pernah menyerang Israel dan Amerika?

Selama ini, serangan ISIS yang terbaru menarget Rusia dan menewaskan ratusan orang saat menonton konser. Berbeda dengan Al Qaeda dan organisasi gerilyawan lainnya, ISIS memang tidak memiliki catatan menyerang Israel atau pun Amerika Serikat.

Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?

1. Perjuangan Palestina Tidak Diutamakan

Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?

Foto/Reuters

Pada tanggal 15 Maret 206 silam, surat kabar mingguan ISIS, al-Naba, memuat artikel berjudul, “Beit Al-Maqdis [Yerusalem]…Permasalahan Pertama dan Utama dalam Hukum Syari'ah,” yang mana kelompok teror tersebut membenarkan kurangnya serangan mereka terhadap Israel. kepada komunitas Muslim secara luas.

Dalam artikel tersebut, yang diterjemahkan oleh kelompok pengawas MEMRI, ISIS berpendapat bahwa perjuangan Palestina tidak diutamakan dibandingkan perjuangan jihad lainnya.

“Jika kita melihat realitas dunia saat ini, kita akan menemukan bahwa dunia sepenuhnya dikuasai oleh politeisme dan hukum-hukumnya, kecuali wilayah yang Allah izinkan bagi ISIS untuk mendirikan agama tersebut…. Oleh karena itu, jihad di Palestina sama dengan jihad di tempat lain,” demikian artikel tersebut.

Baca Juga: Apakah Rusia Mengabaikan Peringatan AS tentang Adanya Ancaman Serangan Teror?

2. Palestina Terlalu Dilebih-lebihkan oleh Bangsa Arab

Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?

Foto/Reuters

Artikel tersebut juga mengkritik keras “orang-orang Arab yang melebih-lebihkan” yang telah menekan keyakinan yang sudah ada selama puluhan tahun bahwa “Palestina adalah perjuangan utama umat Islam.” Di antara mereka yang disebutkan dalam konteks ini adalah mantan pemimpin nasionalis Arab, Gamal Abdel Nasser dari Mesir, dan Saddam Hussein dari Irak, “yang memperdagangkan isu Palestina dan menjual khayalan kepada para pengikut mereka,” demikian keterangan artikel itu.

Namun, ada tempat di mana jihad diutamakan, menurut artikel tersebut: di negara-negara Arab yang diperintah oleh “tiran.” Yang pertama dan terpenting di antaranya adalah kerajaan Saudi, di mana dua kota suci Islam, Mekkah dan Madinah, harus diselamatkan dari keluarga kerajaan Saudi.

“[Tiran] murtad yang memerintah wilayah Islam adalah orang-orang kafir yang lebih parah dibandingkan [orang-orang Yahudi], dan perang melawan mereka lebih diutamakan daripada perang melawan orang-orang kafir,” demikian ungkap ISIS.

3. Jihad di Palestina Sama Seperti Jihad di Tempat Lain

Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?

Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Breaking News!AS Kembali...
Breaking News!AS Kembali Bombardir Iran Besar-besaran, Tentara dan Warga Tewas
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS
Rekomendasi
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Suasana Terkini Arus...
Suasana Terkini Arus Lalin di Tendean saat Pembongkaran JPO, Jalan Arah Blok M Ditutup
Masayu Anastasia Jadi...
Masayu Anastasia Jadi Dokter Forensik di Film Autopsy: Dead Body Can Talk, Akui Banyak Tantangan
Berita Terkini
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved