Palestina Tak Sudi Terima Kunjungan Wapres AS Mike Pence

Jum'at, 08 Desember 2017 - 15:40 WIB
Palestina Tak Sudi Terima...
Palestina Tak Sudi Terima Kunjungan Wapres AS Mike Pence
A A A
RAMALLAH - Seorang pejabat senior Palestina mengatakan, Wakil Presiden (wapres) Amerika Serikat (AS) Mike Pence tidak diterima di Palestina selama kunjungannya yang dijadwalkan akhir bulan ini. Penolakan ini menyusul pengakuan sepihak Presiden Donald Trump soal Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

”Kami tidak akan menerimanya di wilayah Palestina,” kata pejabat senior pemerintah Palestina dari faksi Fatah, Jibril Rajoub. Dia ikut mengecam keputusan Trump yang akan segera memindahkan Kedutaan AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Keputusan kontroversial Trump telah memicu kemarahan dan protes di wilayah-wilayah Palestina yang diduduki Israel. Reaksi kemarahan juga disampaikan para pemimpin dunia.

Pence dijadwalkan akan mengunjungi Israel akhir bulan ini dan akan mengunjungi Kota Bethlehem, Palestina.

Seorang pejabat AS, yang berbicara dengan kantor berita Associated Press tanpa menyebut nama, mengatakan bahwa Pence masih berencana untuk bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Trump sendiri dalam pengakuan sepihaknya soal Yerusalem mengklaim bahwa dia tetap sangat berkomitmen untuk menemukan sebuah kesepakatan damai antara Israel dan Palestina.”AS akan mendukung solusi dua negara jika disetujui oleh kedua belah pihak,” katanya.

Trump melanjutkan bahwa dia akan menginstruksikan Departemen Luar Negeri untuk memulai proses pemindahan Kedutaan Besar AS ke kota suci Yerusalem.

Namun, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson menyatakan, relokasi kedutaan AS di Israel memerlukan waktu.

“Kami tidak akan melakukannya dengan cepat. Kami harus mendapatkan sebuah situs. Kami harus mengembangkan rencana pembangunan. Kami harus membangun gedung itu. Jadi, ini bukan sesuatu yang akan terjadi dalam waktu semalam,” katanya seperti dikutip Reuters, Jumat (8/12/2017).
(mas)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Gerakan Pro-Palestina...
Gerakan Pro-Palestina Meletus di Kampus-kampus Amerika Serikat
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
5 Sosok Donatur Hamas...
5 Sosok Donatur Hamas yang Paling Diburu Amerika Serikat
Berita Terkini
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
1 jam yang lalu
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
2 jam yang lalu
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
2 jam yang lalu
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
3 jam yang lalu
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
3 jam yang lalu
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
4 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved