AS Siap 'Tegakkan Keadilan' di Suriah Tanpa Persetujuan PBB

Minggu, 19 November 2017 - 02:25 WIB
AS Siap Tegakkan Keadilan...
AS Siap 'Tegakkan Keadilan' di Suriah Tanpa Persetujuan PBB
A A A
NEW YORK - Amerika Serikat (AS) merasa kewenangannya tidak bisa dibatasi oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB). Melalui dutanya untuk PBB, Nikki Haley, Washington siap “menegakkan keadilan” di Suriah tanpa persetujuan DK PBB.

AS pernah mengambil tindakan seperti itu di Libya pada tahun 2011.

”Dengan persatuan dewan, atau pun sendirian, yang tidak terkendali oleh obstruksiisme Rusia, kami akan terus berjuang demi keadilan dan pertanggungjawaban di Suriah,” kata Haley, yang mengecam veto Rusia soal rancangan resolusi tentang perluasan penyelidikan senjata kimia Suriah, seperti dikutip Russia Today, Minggu (19/11/2017).

Rancangan resolusi yang diusulkan oleh Jepang tersebut menyerukan perpanjangan penyelidikan senjata kimia Suriah selama 30 hari ke depan.

Moskow merasa resolusi PBB tersebut semata-mata dirancang untuk mendiskreditkan Rusia dan perannya di Suriah.

Duta Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzya, mengatakan bahwa tidak ada gunanya memperpanjang misi jika beberapa kelemahan yang mencolok dalam pekerjaannya tidak diubah.

”Tidak ada jalan lain setelah pimpinan JIM (UN-OPCW Joint Investigative Mechanism) mempermalukan dirinya dengan investigasi fiktifnya terhadap insiden penggunaan sarin di Khan Shaykhun dan menandatangani tuduhan yang tidak berdasar terhadap Suriah,” ujar diplomat Moskow tersebut.

Namun, Haley menuduh Rusia tidak menunjukkan fleksibilitas dalam menegosiasikan kondisi penyelidikan tersebut. Diplomat AS itu mengklaim bahwa Moskow hanya “mendikte”.
(mas)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Rusia ingin PBB Menekan...
Rusia ingin PBB Menekan Amerika Serikat dalam Masalah Ini
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Berita Terkini
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
7 menit yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
1 jam yang lalu
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
2 jam yang lalu
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
2 jam yang lalu
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
3 jam yang lalu
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
5 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved