Eskalator Emas Raja Salman Macet saat Kunjungan Bersejarah di Rusia

Sabtu, 07 Oktober 2017 - 06:39 WIB
Eskalator Emas Raja...
Eskalator Emas Raja Salman Macet saat Kunjungan Bersejarah di Rusia
A A A
MOSKOW - Insiden tak mengenakkan dialami Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Arab Saudi saat kunjungan bersejarah di Rusia. Pesawat pribadinya mendarat sempurna, tapi eskalator emas pesawat itu tiba-tiba macet.

Raja berusia 81 tahun itu terpaksa berjalan kaki menyusuri sisa tangga eskalator sampai kakinya menginjak tanah Moskow. Pemandangan tak biasa pada hari Rabu lalu itu jadi sorotan media-media internasional.

Sama seperti kunjungan ke beberapa negara pada umumnya, kunjungan Raja Saudi ini membawa rombongan ribuan orang. Hotel-hotel bintang lima di Moskow dilaporkan telah disewa rombongan raja kaya ini selama kunjungan di Rusia.

Video macetnya eskalator pesawat pribadi Raja Salman telah dirilis banyak media. Insiden itu direspons para pengguna media sosial dengan membuat lelucon.

“Beruntung baginya, eskalator tidak mulai balik badan dan kembali ke pesawat,” tulis pengguna akun Twitter @Tin_Tin_in_Tibt.

Pengguna akun Twitter @sukhan85 menulis; “Hahahah!!! Perusahaan produksi eskalator emas akan segera ditutup!!”.

“Dia tampak ngeri karena harus berjalan sendiri menuruni tangga,” tulis pengguna akun Twitter @hanala85.

Kunjungan Raja Salman di Rusia berlangsung empat hari hingga Sabtu (7/10/2017). Selama kunjungan bersejarah Raja Saudi ini, kedua negara mencapai kesepakatan terkait penjualan senjata termasuk sistem pertahanan rudal canggih S-400. Para pemimpin kedua negara juga membahas pasar minyak dan krisis Suriah.

Presiden Vladimir Putin menyambut Raja Salman ketika tiba pertama kali di negaranya. ”Ini adalah kunjungan pertama seorang raja Arab Saudi dalam sejarah hubungan kita dan itu sendiri merupakan peristiwa penting,” ucap Putin dalam sambutannya, seperti dilansir The Telegraph.

”Saya yakin kunjungan Anda akan meningkatkan hubungan antara negara kita,” lanjut Putin.

Raja Salman pun merespons sambutan pemimpin Kremlin tersebut. ”Kami bertujuan untuk memperkuat hubungan kita demi kepentingan perdamaian dan keamanan, demi pengembangan ekonomi dunia,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Arab Saudi Berusaha...
Arab Saudi Berusaha Perkuat Hubungan dengan Rusia
Pangeran Abdulaziz:...
Pangeran Abdulaziz: Hubungan Rusia-Saudi Sehangat Cuaca di Riyadh
Raja Salman Kirim Hadiah...
Raja Salman Kirim Hadiah 50 Ton Kurma untuk Muslim Rusia
Rusia Puji Layanan dan...
Rusia Puji Layanan dan Fasilitas Haji Arab Saudi
Saudi Sebut Iran Sebarkan...
Saudi Sebut Iran Sebarkan Kekacauan di Kawasan Timur Tengah
Pangeran Arab Saudi...
Pangeran Arab Saudi Investasi Rp7,3 Triliun di Rusia sejak Perang Ukraina Dimulai
Berita Terkini
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
18 menit yang lalu
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
43 menit yang lalu
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
2 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
2 jam yang lalu
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
4 jam yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
6 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved