Muncul Petisi Seret Suu Kyi ke Mahkamah Internasional

Kamis, 07 September 2017 - 14:02 WIB
Muncul Petisi Seret...
Muncul Petisi Seret Suu Kyi ke Mahkamah Internasional
A A A
JAKARTA - Sikap Aung San Suu Kyi terhadap nasib etnis Rohingya terus mendapat sorotan dari dunia internasional. Terbaru, muncul sebuah petisi di situs Change.org untuk menyeret peraih Nobel perdamaian itu ke Mahkamah Internasional (ICC).

Dari pantauan Sindonews, Kamis (7/9/2017), petisi tersebut dibuat oleh Hussein Mohamed dan Najma Maxamed dan ditujukan kepada pemimpin Partai Buruh Inggris Jeremy Corbyn dan Perdana Menteri Theresa May. Petisi ini telah ditandatangani oleh 310.288, memerlukan 189.712 tanda tangan untuk mencapai 500 ribu tanda tangan dukungan.

"Kami telah badai rekaman dan laporan yang disahkan melalui media, pemerintah, dan inspektur PBB seperti Sekjen PBB Kofi Annan, penyidik PBB saat ini, Theresa May, Jeremy Corbyn, BBC, Times, dll dan semuanya sama menegaskan bahwa pemerintah Myanmar telah menganiaya dan membersihkan komunitas minoritas Rohingya (Rakhine) dan masyarakatnya. Ini harus berhenti!" tulis Hussein Mohamed dan Najma Maxamed.

"Kita sebagai manusia harus mengambil tindakan dan membawa pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi dan kepala komando angkatan bersenjata Ming Aung Hlaing ke Pengadilan Pidana Internasional (ICC) di Den Haag atas kasus genosida sehingga keduanya bisa mempertanggung jawabkan kejahatan kebencian mereka," demikian petisi terserbut.

Hussein Mohamed dan Najma Maxamed mengakui tidak mudah menyeret Suu Kyi ke ICC. Pasalnya Myamar bukan negera peserta Konvesi Internasional tentang HAM atau Statuta Roma.

"Karena Myanmar tidak akan menandatangani Statuta Roma, satu-satunya cara ICC dapat menyelidikinya adalah jika Dewan Keamanan PBB menunjukkan situasinya kepada mereka, jadi Anda perlu menekan anggota Dewan Keamanan PBB untuk membuat rujukan," tulis keduanya.

Sebelumnya, Suu Kyi angkat bicara mengenai kekerasan yang diderita etnis Rohingya. Suu Kyi mengatakan bahwa pemerintahnya telah bekerja untuk melindungi hak Rohingya.

Suu Kyi juga mengatakan bahwa banyak informasi keliru yang disebarkan untuk mempromosikan kepentingan para teroris.

Baca juga:
Aung San Suu Kyi Akhirnya Buka Suara Terkait Krisis Rohingya
(ian)
Berita Terkait
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Sebut Tentaranya Diancam,...
Sebut Tentaranya Diancam, Myanmar Bantah Pengakuan Kekejaman Rohingya
Pengakuan Tentara Myanmar...
Pengakuan Tentara Myanmar Soal Pembantaian Rohingya: Bunuh Mereka Semua
Pendekatan Rasional...
Pendekatan Rasional terhadap Krisis Rohingya
Agama Warga Negara Bagian...
Agama Warga Negara Bagian Rakhine Myanmar dan Persentasenya
Myanmar: Sebagian Besar...
Myanmar: Sebagian Besar TPS di Rakhine Tutup pada Pemilu November
Berita Terkini
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
19 menit yang lalu
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
50 menit yang lalu
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
8 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
9 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
10 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved