Korban Tewas Konflik Berdarah di Rakhine Hampir 400 Orang

Jum'at, 01 September 2017 - 13:57 WIB
Korban Tewas Konflik...
Korban Tewas Konflik Berdarah di Rakhine Hampir 400 Orang
A A A
COXS BAZAR - Hampir 400 orang tewas dalam konflik berdarah di Rakhine, Myanmar barat laut selama seminggu terakhir. Jumlah korban termasuk warga Muslim Rohingya ini merupakan data resmi yang diakui pemerintah Myanmar.

PBB menyatakan, sekitar 38.000 warga etnis Rohingya telah menyeberang ke Bangladesh dari Myanmar untuk menghindari operasi militer. Operasi militer diluncurkan setelah kelompok gerilyawan Rohingya menyerang pos-pos polisi dan sebuah pangkalan militer di negara bagian Rakhine pada Jumat dini hari pekan lalu.

”Pada 31 Agustus, 38.000 orang diperkirakan telah melintasi perbatasan ke Bangladesh,” kata para pejabat PBB pada hari Jumat (1/9/2017). Kelompok gerilyawan yang terlibat pertempuran dengan militer adalah kelompok Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA).

Militer Myanmar mengklaim mereka sedang melakukan operasi pembersihan terhadap ”teroris ekstremis” dan pasukan keamanan telah diperintahkan untuk melindungi warga sipil. Tapi, para warga Rohingya yang melarikan diri ke Bangladesh mengatakan bahwa aksi pembakaran dan pembunuhan terjadi dengan tujuan untuk memaksa mereka keluar dari Rakhine.

Data resmi yang diakui militer dan pemerintah Myanmar menyatakan, ada 399 orang yang tewas dalam seminggu ini. Mereka adalah 370 gerilyawan Rohingya, 13 aparat keamanan, dua pejabat pemerintah dan 14 warga sipil.

Sebagai perbandingan, kekerasan komunal pada tahun 2012 di Sittwe, Ibu Kota Rakhine, angka kematian yang diakui pemerintah hampir 200 orang dan 140.000 warga yang mayoritas etnis Rohingya mengungsi.

Militer mengklaim telah mengevakuasi lebih dari 11.700 “warga etnis” dari daerah yang terkena dampak pertempuran. Warga etnis yang dimaksud merujuk pada pooulasi non-Muslim di Rakhine utara.

”Empat dari teroris ditangkap, termasuk seorang anak laki-laki berusia 13 tahun,” kata pihak militer Myanmar, seperti dilansir Reuters. Pasukan keamanan dilaporkan menangkap dua orang lagi di dekat pos polisi Maungdaw karena dicurigai terlibat dalam serangan terhadap pos-pos polisi pekan lalu.

Baca juga: Korban 130 Orang, Muslim Rohingya Dibantai Besar-besaran

Meski jumlah korban tewas dari pihak warga sipil Rohingya yang diakui militer hanya 14 orang, para aktivis sebelumnya memberikan data yang berbeda. Menurut para aktivis sekitar 130 orang, termasuk wanita dan anak-anak Rohingya dibunuh dalam tindakan keras militer.

Para aktivis menyebutnya sebagai pembantaian besar-besaran. Pembantaian itu terjadi di Desa Chut Pyin, dekat Kota Rathedaung, Myanmar barat.

”Sejauh ini laporan—menurut saya cukup kredibel—menyebutkan sekitar 130 orang termasuk wanita dan anak-anak terbunuh,” kata Chris Lewa, Direktur The Arakan Project, lembaga kemanusiaan yang bekerja dengan komunitas Rohingya.

"Itu terjadi pada hari Minggu ketika pasukan keamanan tiba-tiba mengepung seluruh wilayah, bersama dengan penduduk desa Rakhine, sepertinya ini adalah pembantaian besar-besaran di Rathedaung,” kata Lewa.
(mas)
Berita Terkait
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Sebut Tentaranya Diancam,...
Sebut Tentaranya Diancam, Myanmar Bantah Pengakuan Kekejaman Rohingya
Pengakuan Tentara Myanmar...
Pengakuan Tentara Myanmar Soal Pembantaian Rohingya: Bunuh Mereka Semua
Pendekatan Rasional...
Pendekatan Rasional terhadap Krisis Rohingya
Agama Warga Negara Bagian...
Agama Warga Negara Bagian Rakhine Myanmar dan Persentasenya
Myanmar: Sebagian Besar...
Myanmar: Sebagian Besar TPS di Rakhine Tutup pada Pemilu November
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
38 menit yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
1 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
2 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
3 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
4 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
4 jam yang lalu
Infografis
21 Orang Tewas Akibat...
21 Orang Tewas Akibat Serangan Rudal Balistik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved