Rusia Sebut AS Meluncur ke Klise Perang Dingin Primitif

Jum'at, 04 Agustus 2017 - 10:37 WIB
Rusia Sebut AS Meluncur...
Rusia Sebut AS Meluncur ke Klise Perang Dingin Primitif
A A A
MOSKOW - Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan, AS meluncur lebih dalam ke klise Perang Dingin yang benar-benar terpisah dari kenyataan. Moskow memperingatkan Washington untuk menghentikan demonizing dan kebijakan luar negeri yang anti-Rusia.

”Pada tanggal 2 Agustus, Wakil Presiden AS (Mike) Pence sekali lagi membuat serangkaian pernyataan anti-Rusia dan mengintimidasi para pemimpin negara-negara Balkan dengan mitos 'ancaman Rusia',” kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan.

”Washington meluncur lebih dalam ke klise Perang Dingin yang dipicu ideologi primitif yang benar-benar terlepas dari kenyataan,” lanjut kementerian itu, yang dikutip dari Russia Today, Jumat (4/8/2017).”Karena memaksakan pilihan yang secara terbuka merusak (hubungan) antara Barat dan Rusia di negara-negara Balkan.”

“Kebijakan semacam itu pasti mengarah pada meningkatnya ketegangan di benua Eropa serta menggoyahkan situasi di wilayah ini dan di beberapa negara bagian tertentu,” imbuh Kementerian Luar Negeri Rusia.

Lebih lanjut, kementerian tersebut menuduh AS memanfaatkan agenda keamanan dan histeria anti-Rusia untuk mengejar kepentingannya sendiri. Sebagai contoh, AS secara khusus memberlakukan gagasan bahwa bergabung dengan NATO adalah satu-satunya pilihan bagi negara-negara Balkan dan memaksa mereka untuk mengambil bagian dalam proyek yang berdasarkan persaingan tidak sehat.

Secara khusus, Rusia menyoroti fakta bahwa Washington mendorong Montenegro untuk bergabung dengan NATO meski ditentang mayoritas rakyatnya. Negara Balkan tersebut bergabung dengan NATO pada 5 Juni lalu, setelah anggota parlemen Montenegro dengan suara 46-0 menyetujui negara itu menjadi anggota ke-29 aliansi militer pimpinan AS pada bulan April.

Namun, 35 anggota parlemen oposisi memboikot sidang parlemen tersebut. Sementara itu, ratusan pemrotes berkumpul di luar gedung parlemen sebelum pemungutan suara untuk mengekspresikan penentangan mereka terhadap penggabungan Montenegro ke NATO.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
32 menit yang lalu
Ayat Al-Quran tentang...
Ayat Al-Qur'an tentang Perang Badar dalam Seremoni Pemakaman Khamenei, Pujian atau Ejekan untuk Arab Saudi?
1 jam yang lalu
Giliran Lithuania Akan...
Giliran Lithuania Akan Cabut Larangan Senjata Nuklir, Rusia Makin Terancam
2 jam yang lalu
Rusia Sebut Selat Hormuz...
Rusia Sebut Selat Hormuz Adalah 'Senjata Nuklir'-nya Iran
2 jam yang lalu
Raja Salman dan Mohammed...
Raja Salman dan Mohammed bin Salman Sampaikan Belasungkawa Meski Tak Melayat untuk Khamenei
3 jam yang lalu
Para Pelayat Ayatollah...
Para Pelayat Ayatollah Ali Khamenei: 'Balas Dendam, Balaskan Darah Pemimpin Kita!'
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved