Turki Desak Arab Saudi Cs Cabut Tuntutan Terhadap Qatar

Kamis, 20 Juli 2017 - 06:00 WIB
Turki Desak Arab Saudi...
Turki Desak Arab Saudi Cs Cabut Tuntutan Terhadap Qatar
A A A
ANKARA - Wakil Perdana Menteri Turki, Numan Kurtulmus, meminta Arab Saudi dan negara-negara Arab lainnya untuk mencabut 13 tuntutan yang telah dibuat terhadap Qatar. Ia mengatakan apa yang dilakukan oleh Arab Saudi dan kompatriotnya sebuah pelanggaran atas kedaulatannya.

Pernyataan Kurtulmus tersebut dikeluarkan jelang kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Teluk pada minggu depan.

"Presiden akan mendengarkan kelompok tersebut namun Kerajaan Arab Saudi harus membatalkan rencananya yang mencakup 13 tuntutan dan harus mempertimbangkannya kembali," kata Kurtulmus, .

"Sedangkan Qatar, harus mengambil sikap positif yang akan membuka jalan menuju tahap negosiasi dan Turki bisa menjadi mediator," ujarnya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (20/7/2017).

Kurtulmus mengatakan bahwa dia yakin bahwa krisis tersebut dapat dipecahkan dan Erdogan akan berusaha membantu. Kurtulmus juga mengeluarkan peringatan terselubung kepada Uni Emirat Arab (UEA) dengan mengatakan bahwa konflik menghasilkan konflik dan hasilnya mungkin tidak dapat diprediksi.

"UEA harus menunjukkan pendirian yang mendukung perdamaian dan penyelesaian dan ini juga menjadi kepentingannya, jika tidak, setiap konflik melahirkan konflik dan tidak ada yang tahu hasilnya," katanya.

Kurtulmus menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki rencana untuk menutup pangkalan militernya di Qatar, di mana kontingen pasukan baru tiba pada hari Rabu, dengan mengatakan bahwa hal itu tidak ditujukan kepada tetangga Qatar manapun.

Ia juga mengatakan bahwa Turki dan Qatar berencana untuk melakukan latihan militer dalam beberapa hari mendatang dan pasukan Amerika Serikat (AS) dapat bergabung dalam manuver tersebut.

Turki telah memihak Qatar dalam krisis yang dimulai bulan lalu ketika Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir memberlakukan sanksi terhadap Doha. Keempat negara itu menuduh Qatar mendukung terorisme, dan menuntutnya menerima 13 tuntutan yang mencakup menutup Al Jazeera dan sebuah pangkalan militer Turki di Qatar.

Qatar membantah mendukung terorisme dan menolak tuntutan tersebut namun mengatakan bahwa pihaknya siap untuk duduk dan mendiskusikan tuduhan tersebut.
(ian)
Berita Terkait
Erdogan Konfirmasi Telah...
Erdogan Konfirmasi Telah Kerahkan Tentara Turki ke Qatar
Eks PM Qatar Desak 4...
Eks PM Qatar Desak 4 Negara Segera Bentuk Blok Pertahanan Strategis, Apa Alasannya?
10 Negara yang Mengirim...
10 Negara yang Mengirim Dana ke Palestina Melalui UNRWA
Gara-gara Erdogan, Pejabat...
Gara-gara Erdogan, Pejabat Saudi Serukan Boikot Semua yang Ada di Turki
Sengketa Wilayah, Saudi:...
Sengketa Wilayah, Saudi: Keputusan Pengadilan Tak Terkait Keluhan Qatar
Alasan Politik, Arab...
Alasan Politik, Arab Saudi Tutup Sekolah Bahasa Turki
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
40 menit yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
1 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
3 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
4 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
4 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved