GCC Sambut Kesepakatan Arab Saudi dan Qatar Buka Lagi Perbatasan
Selasa, 05 Januari 2021 - 20:09 WIB
loading...
Sekretaris Jenderal Dewan Kerjasama Teluk (GCC), Nayef Falah al-Hajraf menyambut baik pembukaan kembali perbatasan Arab Saudi dan Qatar. Foto/REUTERS
A
A
A
RIYADH - Sekretaris Jenderal Dewan Kerjasama Teluk (GCC), Nayef Falah al-Hajraf menyambut baik pembukaan kembali perbatasan Arab Saudi dan Qatar . Dia menyebut, pembukaan kembali perbatasan udara, laut, dan darat antara Saudi, dan Qatar mencerminkan hubungan yang "mengakar" antara negara-negara anggota GCC.
“Keputusan pada malam KTT GCC ke-41 ini merupakan cerminan dari upaya tulus yang dilakukan untuk memastikan keberhasilan KTT besok di semua bidang meskipun keadaan luar biasa yang diciptakan oleh pandemi,” kata al-Hajraf.
“Pengumuman hari ini sekali lagi membuktikan bahwa GCC mewujudkan kemitraan yang mengakar yang secara konsisten mengatasi tantangan sambil memajukan kepentingan orang-orang GCC berkat kepemimpinan dan kebijaksanaan para pemimpinnya," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (5/1/2021).
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Kuwait mengumumkan Doha dan Riyadh telah sepakat membuka kembali wilayah udara dan perbatasan mereka mulai malam ini. ( Baca juga: UEA: Pertemuan GCC di Saudi akan Pulihkan Kawasan Teluk )
Perkembangan tersebut menandai terobosan dalam upaya mengakhiri krisis diplomatik yang membuat Qatar menghadapi blokade oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir sejak Juni 2017.
Menuduh Qatar mendukung terorisme dan mencampuri urusan internal mereka, keempat negara itu memutuskan hubungan dengan Doha dan memberlakukan blokade darat, laut dan udara di negara itu.
Qatar, dengan dukungan Turki, secara konsisten membantah tuduhan tersebut dan menyuarakan kesiapan dialog untuk mengakhiri kebuntuan. ( Baca juga: Tiga Pulih di Kuwait dan Qatar, Total 1.283 WNI Sembuh dari Corona )
“Keputusan pada malam KTT GCC ke-41 ini merupakan cerminan dari upaya tulus yang dilakukan untuk memastikan keberhasilan KTT besok di semua bidang meskipun keadaan luar biasa yang diciptakan oleh pandemi,” kata al-Hajraf.
“Pengumuman hari ini sekali lagi membuktikan bahwa GCC mewujudkan kemitraan yang mengakar yang secara konsisten mengatasi tantangan sambil memajukan kepentingan orang-orang GCC berkat kepemimpinan dan kebijaksanaan para pemimpinnya," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (5/1/2021).
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Kuwait mengumumkan Doha dan Riyadh telah sepakat membuka kembali wilayah udara dan perbatasan mereka mulai malam ini. ( Baca juga: UEA: Pertemuan GCC di Saudi akan Pulihkan Kawasan Teluk )
Perkembangan tersebut menandai terobosan dalam upaya mengakhiri krisis diplomatik yang membuat Qatar menghadapi blokade oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir sejak Juni 2017.
Menuduh Qatar mendukung terorisme dan mencampuri urusan internal mereka, keempat negara itu memutuskan hubungan dengan Doha dan memberlakukan blokade darat, laut dan udara di negara itu.
Qatar, dengan dukungan Turki, secara konsisten membantah tuduhan tersebut dan menyuarakan kesiapan dialog untuk mengakhiri kebuntuan. ( Baca juga: Tiga Pulih di Kuwait dan Qatar, Total 1.283 WNI Sembuh dari Corona )
(esn)
Lihat Juga :