Mengenal Trio Ilmuwan di Balik Rudal Korea Utara

Jum'at, 26 Mei 2017 - 08:51 WIB
Mengenal Trio Ilmuwan...
Mengenal Trio Ilmuwan di Balik Rudal Korea Utara
A A A
SEOUL - Setelah uji tembak rudal balistik Korea Utara (Korut) berjalan sukses, diktator muda Kim Jong-un bertukar senyum dan berbagi pelukan dengan tiga pria di sampingnya. Ketiga pria yang dipantau intelijen Barat itulah trio ilmuwan sekaligus sosok “bintang” di balik program rudal Korut yang maju pesat.

Trio ilmuwan itu adalah Ri Pyong Chol; mantan jendral angkatan udara, Kim Jong Sik; seorang ilmuwan roket, dan Jang Chang Ha, kepala pusat pengembangan dan pengadaan senjata.

Foto-foto dan cuplikan tanyangan televisi menunjukkan bahwa ketiganya merupakan para ilmuwan favorit Kim Jong-un. Perilaku mereka dengan Kim sangat berbeda dengan perilaku para pembantu senior Kim lainnya, di mana kebanyakan mereka membungkuk. Selain itu, para pembantu senior Kim rata-rata memegang tangan mereka di atas mulut saat berbicara dengan pemimpin muda Pyongyang itu.

Tidak seperti kebanyakan pejabat Korut, dua dari tiga ilmuwan Korut ini telah terbang dengan Kim dengan pesawat pribadi, Goshawk-1. Nama pesawat ini sesuai dengan nama burung nasional Korea Utara.

Trio ilmuwan itu jadi andalan rezim Kim Jong-un di bawah mandat militer dan sains yang diracang Partai Buruh, partai berkuasa di Korut. Mereka ikut andil dalam kusuksesan Korut melakukan dua kali uji coba nuklir dan lusinan peluncuran rudal balistik sejak awal tahun lalu. Semua manuver senjata berbahaya itu dinyatakan melanggar resolusi Dewan Keaman PBB.

”Alih-alih bertindak melalui jalur birokrat, Kim Jong-un justru menjaga teknokrat ini benar di sisinya, sehingga dia bisa menghubungi mereka secara langsung dan mendesak mereka untuk bergerak cepat. Ini mencerminkan urgensinya tentang pengembangan rudal,” kata An Chan-il, seorang mantan perwira militer Korea Utara yang telah membelot ke Korea Selatan dan menjalankan sebuah think tank di Seoul.

Baca: Tes Rudal untuk Bawa Nuklir Suskes, Kim Jong-un Tertawa

Kim Jong Sik dan Jang Chang Ha tidak berasal dari keluarga elite seperti kebanyakan tokoh senior rezim Pyongyang pada umumnya. Sedangkan Ri Pyong Chol, mantan komandan angkatan udara, yang merupakan salah satu lulusan terbaik di sebuah sekolah di Korut.

”Kim Jong-un membesarkan generasi baru orang-orang yang terpisah dari pembantu utama ayahnya," kata seorang pejabat Korea Selatan yang mengetahui masalah ini. Kim Jong-un menggantikan ayahnya, Kim Jong Il, yang meninggal pada akhir 2011.

Dari trio ilmuwan Korut itu, Ri Pyong Chol merupakan sosok yang paling menonjol. Dia kerap muncul dengan pose tersenyum di foto-foto kegiatan militer Korut.

Menurut pemerintah Korea Selatan dan Departemen Keuangan Amerika Serikat, Ri saat ini menjabat sebagai Wakil Direktur Departemen Industri Munisi Partai Buruh. Tugasnya mengawasi pengembangan program rudal balistik Korut.

Departemen tersebut masuk daftar hitam atau yang terkena sanksi dari Departemen Keuangan AS pada tahun 2010. Ri dijuluki sebagai “big potato” oleh para ahli yang melakukan riset kepemimpinan Korut.

”Kentang besar dalam trio ini adalah Ri Pyong Chol,” kata Michael Madden, seorang pakar kepemimpinan Korea Utara, seperti dikutip Reuters, Jumat (26/5/2017). ”Dia sudah ada sebelum Kim Jong-un, dia bahkan dibicarakan dengan serius.”

Lahir pada tahun 1948, Ri dididik sebagian di Rusia dan dipromosikan saat Kim Jong-un mulai bangkit dari barisan kepemimpinan Korut di akhir tahun 2000-an.

Ri pernah berkunjung ke China sekali dan Rusia dua kali. Dia bertemu dengan Menteri Pertahanan China pada tahun 2008 sebagai komandan angkatan udara dan menemani Kim Jong Il dalam sebuah kunjungan ke sebuah pabrik jet tempur Rusia pada tahun 2011.

”Ri terlihat seperti orang partai dalam program rudal,” kata Kim Jin-moo, seorang pakar analis pemangku kepentingan Korea Utara dan mantan analis pemikir pemerintah Seoul.
(mas)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Penampakan Kapal Selam...
Penampakan Kapal Selam Bersenjata Nuklir Korea Utara Kim Kuk Ok
PBB: Korea Utara Abaikan...
PBB: Korea Utara Abaikan Sanksi Nuklir
Korea Utara Sebut Presiden...
Korea Utara Sebut Presiden Korea Selatan Picu Perang Nuklir
Korea Selatan: Serangan...
Korea Selatan: Serangan Nuklir Jadi Akhir Rezim Korea Utara
Korea Utara Akan Meluncurkan...
Korea Utara Akan Meluncurkan Satelit Baru dan Drone pada 2024
Berita Terkini
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
9 menit yang lalu
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
35 menit yang lalu
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
1 jam yang lalu
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
1 jam yang lalu
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
1 jam yang lalu
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
2 jam yang lalu
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved