Tagihan Pajak Thaksin Capai Rp6,6 Triliun

Rabu, 29 Maret 2017 - 23:15 WIB
Tagihan Pajak Thaksin...
Tagihan Pajak Thaksin Capai Rp6,6 Triliun
A A A
BANGKOK - Otoritas pajak Thailand mengirim tagihan pajak pada mantan Perdana Menteri (PM) Thaksin Shinawatra sebesar USD494 juta (Rp6,6 triliun). Pajak itu dihitung dari penjualan saham perusahaan telekomunikasi Shin Corp pada Temasek Holdings asal Singapura lebih dari satu dekade lalu. Tim hukum Thaksin akan mengajukan gugatan pada departemen pendapatan Thailand dalam 30 hari.

“Kami perlu menggunakan hak kami untuk menggugat untuk menunjukkan bahwa tak ada keajaiban hukum dapat terjadi untuk mengambil pajak dari Thaksin,” ungkap pengacara Thaksin, Noppadon Pattama, dikutip kantor berita Reuters . Aliansi Thaksin menjelaskan, klaim pajak baru itu dilatari motif politik.

Thaksin tinggal di pengasingan sejak dikudeta pada 2006 demi menghindari gugatan kasus korupsi. Meski begitu, gerakan politiknya masih memiliki pengaruh besar di Thailand. Menteri Pertahanan Thailand Prawit Wongsuwan menjelaskan, klaim pajak itu tidak bertujuan memojokkan keluarga Shinawatra.

“Pengadilan telah memutuskan menentang upaya otoritas pajak untuk mengklaim USD350 juta dari penjualan saham dari anak Thaksin pada 2010,” ujar Noppadon.

“Pengadilan menyatakan, mereka tidak dapat ditarik pajak karena saham itu milik Thaksin dan istrinya,” ungkapnya. Nop padon menjelaskan , penjualan saham itu merupakan pengecualian pajak karena dilakukan melalui bursa saham.

Militer menggulingkan pemerintahan yang dipimpin adik Thaksin, Yingluck Shinawatra, pada 2014 dengan alasan mengakhiri krisis politik. Bulan lalu, junta memulai pertemuan rekonsiliasi dengan partai-partai politik menjelang pemilu yang dapat digelar tahun depan. Meski begitu, pertemuan itu tidak membahas nasib Thaksin dan keluarganya.
(esn)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Presiden Lebanon Kecam...
Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
18 menit yang lalu
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
57 menit yang lalu
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
1 jam yang lalu
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
2 jam yang lalu
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
9 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
10 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved